Malut, Investigasi.News-, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan atau bisa disebut DLHKP, melakukan gerakan World Cleanup Day (WCD) atau Hari Bersih-bersih Sedunia berlokasi dimuka pasar ikan bersih, timbunan desa Fatce Senin 29 September 2025.
World Cleanup Day (WCD) adalah gerakan lingkungan global tahunan yang menyatukan jutaan orang dari berbagai negara untuk membersihkan bumi dari sampah, mengurangi masalah limbah, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Gerakan ini pertama kali diinisiasi oleh organisasi Estonia, Let’s Do It, pada tahun 2008 dan kini telah menjadi salah satu gerakan sosial terbesar di dunia.
Dalam sambutannya, Pemda Kab. Kepulauan Sula yang terwakili oleh Wakil Bupati H. Saleh Marasabessy mengatakan bahwa kegiatan WCD bukan hanya seremonial belaka.
“Ini adalah gerakan global yang mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga lingkungan dari Sampah dan Limbah yang merusak alam”, ujar Pak Wakil Bupati (29/9).
Lebih lanjut Saleh Marasabessy mengatakan bahwa menjadi bagian dari warga dunia, masyarakat Kab. Kepulauan Sula yang hidupnya berdampingan langsung dengan laut dan alam mempunyai tanggung jawab moral untuk menjaga bumi tempat berpijak.
“Sekarang ini kita tidak hanya membersihkan sampah secara fisik, tetapi juga sedang menanamkan kesadaran, bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil”, pungkasnya.
Dapat dikabarkan rangkaian kegiatan WCD tadi selain mengangkat sampah, jajaran pimpinan OPD yang turut dalam kegiatan tersebut juga menanam pohon (bibit pohon) disekitar lokasi kegiatan.
Sementara itu dalam sambutannya Nurhayati Latuconsina Kepala Dinas DLHKP mengatakan bahwa menyangkut gerakan WCD yang hari ini digelar Pemda Kab. Kepulauan Sula menjadi momentum yang mengingatkan semua bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya berharap melalui gerakan ini bisa memberikan semangat kepada masyarakat Kepulauan Sula agar terus bergerak membersihkan lingkungan dan menjaga Kabupaten tercinta ini agar selalu bersih dan indah”, pesan Ibu Kadis Nurhayati.
Selain itu Kadis Nurhayati juga mengaku bahwa gerakan yang dilaksanakan hari ini merupakan rangkaian kegiatan WCD tahun 2025 sesuai arahan Menteri Lingkungan Hidup RI.

















