Pariaman, Investigasi.news — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, H. Rinalfi, didampingi Kasi Bimas Islam Khairul Firdaus, melakukan audiensi ke Kantor Pertanahan Kota Pariaman, Rabu (8/10/2025).
Audiensi tersebut membahas strategi dan implementasi penerapan Pembangunan Manajemen Pemerintahan Zona Integritas (PMPZI) di lingkungan Kemenag Kota Pariaman, yang tengah mempersiapkan sarana pendukung menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam pertemuan itu, Kakankemenag H. Rinalfi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kota Pariaman atas kesediaannya berbagi pengalaman serta praktik baik dalam penerapan PMPZI.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepedulian Kantor Pertanahan. Kami akan terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sosialisasi lintas sektor untuk mewujudkan WBK-WBBM di lingkungan Kemenag Kota Pariaman,” ujar Rinalfi.
Selain membahas penerapan Zona Integritas, Kakankemenag juga melakukan peninjauan terhadap proses sertifikasi tanah madrasah di Kota Pariaman. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenag memastikan seluruh aset pendidikan keagamaan memiliki legalitas dan kepastian hukum yang jelas.
Pihak Kantor Pertanahan Kota Pariaman menyatakan kesiapan untuk mendukung program tersebut, termasuk memberikan pendampingan teknis dan koordinasi lanjutan.
“Kami siap berbagi pengalaman terkait strategi dan implementasi PMPZI, sekaligus mendukung proses sertifikasi tanah madrasah agar memiliki legalitas yang kuat,” ungkap perwakilan Kantor Pertanahan.
Pada kesempatan yang sama, Kakankemenag H. Rinalfi juga menyerahkan buku “Kementerian Agama Kota Pariaman dalam Angka Tahun 2024”, yang diterima langsung oleh pihak Kantor Pertanahan sebagai bentuk sinergi data dan informasi antarlembaga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Kemenag dan Kantor Pertanahan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih dan berkualitas.
(Andra Sikumbang)








