Banner iklan

Kalak BPBD Sula: BPJN Tawarkan Jembatan Bailey, Sampai Rencana Pembangunan Di April 2026

More articles

Malut, Investigasi.news-, Disambangi diruang kerjanya, kantor Bupati lama di desa Pohea, Kec. Sanana Utara, Kepulauan Sula-Maluku Utara, H. Syamsudin Ode Maniwi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemda Kab. Kepulauan Sula, menyampaikan perkembangan terakhir menyangkut bencana banjir di desa Bega Sulabesi Tengah, yang mematahkan jembatan di desa tersebut.

“Saat ini sudah dibangun jembatan alternatif (darurat) agar jalur vital tersebut tetap bisa dilalui masyarakat”, ujar pria yang akrab disapa H. Syam (17/10).

Namun demikian setelah membangun jembatan alternatif tadi, Balai Pelaksana Jalan Nasional atau BPJN rencana memancang jembatan Bailey, sampai pada rencana pembangunan jembatan tersebut pada bulan April 2026.

Catatan Redaksi:
Jembatan Bailey adalah jenis jembatan rangka baja prefabrikasi yang portabel, modular, dan dapat dibongkar pasang dengan cepat dan mudah.

Kepada sejumlah awak media, Kalak BPBD H. Syam menjelaskan jika banjir di desa Bega bukan sepenuhnya dari aliran air sungai, tapi dari air sisi samping kiri dan kanan.

“Makanya kemarin Bupati perintahkan untuk segera membuat tanggul agar tidak terjadi erosi mengikis Masjid yang kebetulan berada di sisi sungai”, pungkasnya.

Terakhir, Pria humanis yang baru saja menjabat sebagai Kalak BPBD Sula ini menyampaikan bahwa selain desa Bega, dirinya dan jajaran di BPBD juga memperhatikan pembangunan talud yang sedang di kerjakan pada 3 titik yakni, di desa Baleha, Umaloya dan Waibau.

“Insha Allah besok Sabtu saya akan turun ke lokasi pembangunan talud 3 titik itu, untuk memastikan bahwa pekerjaannya sudah sesuai”, tutup H. Syamsudin Ode Maniwi Kalak BPBD Pemda Kab. Kepulauan Sula.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest