Wabup Malang Tinjau Sekolah Unggulan dan Dampingi Menteri PKP Kunjungi Rusunawa UNITRI di Wagir

More articles

Malang, Investigasi.news — Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menjalani agenda padat pada Jumat (17/10/2025) dengan meninjau sekolah unggulan serta mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maurarar Sirait, S.I.P., di Kecamatan Wagir. Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung pembangunan perumahan layak bagi masyarakat.

Tinjau Sekolah Unggulan di Karangploso dan Wagir

Agenda dimulai pada pagi hari dengan kunjungan ke SMP Negeri 1 Karangploso, salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Malang. Dalam kunjungan tersebut, Wabup Lathifah memantau sarana dan prasarana belajar, kondisi ruang kelas, serta program peningkatan mutu pendidikan.

“Kami ingin memastikan sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Malang terus berinovasi dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa,” ujar Lathifah Shohib.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB, Wabup melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 1 Wagir. Ia memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik dan kepala sekolah yang terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, berkarakter, dan berprestasi.

Menjelang sore, Wabup Lathifah mendampingi Menteri PKP dalam kunjungan kerja ke Rusunawa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Rusunawa ini dibangun untuk mendukung mahasiswa dari berbagai daerah, terutama yang berasal dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP meninjau langsung progres pembangunan rusun yang telah mencapai sekitar 97 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir November 2025.

“Program rusunawa ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap akses pendidikan tinggi yang inklusif. Pemerintah daerah siap bersinergi untuk mendukung keberlanjutannya,” ungkap Wabup Lathifah.

Ia juga menambahkan, keberadaan rusunawa di wilayah Kabupaten Malang akan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri. Asrama ini lokasinya berada di wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Wagir. Insya Allah, dengan adanya kampus atau asrama ini dapat mengungkit perekonomian masyarakat Desa Dalisodo dan Desa Kalisongo,” ujar Bu Nyai Lathifah, sapaan akrab Wakil Bupati Malang, di sela pendampingan bersama Menteri PKP.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Malang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat dua sektor prioritas pembangunan daerah: pendidikan dan perumahan rakyat. Kedua sektor ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mendorong kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap pembangunan ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga — terutama di bidang pendidikan dan ekonomi,” tutup Wabup Lathifah Shohib.

Sementara Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, menyampaikan bahwa pembangunan Rusunawa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihak kampus dan Kementerian PKP.

“Ini full bantuan PKP, ini perjuangan seluruh elemen yayasan. Alhamdulillah, pembangunan lancar. Nilai investasi kalau total dengan furnitur sekitar Rp 16 miliar sekian,” kata Prof. Dodi.
Ia menambahkan bahwa pihak kampus telah menghitung subsidi biaya sewa untuk mahasiswi penghuni rusunawa, yakni maksimal hingga 40 persen, dan menargetkan operasional pada semester mulai Januari.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest