Tak Gelar MTQ Kecamatan dan Tingkat Kota di Sawahlunto jadi sorotan

More articles

Sawahlunto, Investigasi.news – Tak adanya program pembinaan keagaamaan yakni, menggelar MTQ baik ditingkatkan Kecamatan dan di tingkat Kota di Kota Sawahlunto menjadi sorotan dan DPRD Kota Sawahlunto berharap kepada Pemerintah Kota Sawahlunto menjadi perhatian kedepan.

Pada Rapat paripurna DPRD Kota Sawahlunto tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, Sabtu (29/11/2025), yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Susi Haryati, harapan itu juga disampaikan Fraksi di DPRD Kota Sawahlunto.

Juru bicara Fraksi PAN – PKB DPRD Kota Sawahlunto Fatrionaldi pada sidang dihadiri Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra dan Forkopinda kota itu menyatakan, kegiatan MTQ sebagai salah satu kegiatan syi’ar Islam yang penting, seharusnya menjadi perhatian yang serius oleh pemerintah daerah melalui OPD terkait.

” perlu dipersiapkan dengan baik, matang dan terukur. Hasil MTQ tingkat provinsi yang lalu hendaknya menjadi cambuk bagi kota Sawahlunto agar tidak lalai dan lengah dalam mempersiapkan dan membina calon kafilah” katanya pada Rapat paripurna yang juga dihadiri Setdako Rovanly Abdam dan Kepala OPD Kota ini.

Pada tahun 2025, pemerintah kota Sawahlunto tak menggelar MTQ tingkat Kecamatan maupu MTQ tingkat Kota. Dan sedang mempersiapkan kontingen Musabaqah Tilawatir Qur’an (MTQ) ke 41 tingkat Propinsi Sumbar yang akan digelar di Bukittinggi 13 sampai 18 Desember 2025 mendatang.

Persiapan Kontingen Kota Sawahlunto menghadapi MTQ Sumbar di Bukittinggi, Kabag Kesra Setdako Sawahlunto, Zulkifli menerangkan kontingen yang terdiri dari 21 peserta dan 38 pendamping dan official saat ini sedang melakukan persiapan dan training center (TC) untuk tujuh Cabang yang akan diikuti di Bukittinggi nanti.

” pelaksanaan TC telah memasuki tahap akhir dengan 2 kali pelaksanaan dipusatkan di SKB Kota Sawahlunto, yakni pada akhir November dan awal Desember nanti” kata Zulkifli, di balaikota Sawahlunto, Jum’at (24/10/2025) lalu.

Peserta ini, jelasnya, didapat melalui hasil seleksi dari 124 peserta diseleksi tahap pertama menjadi 56 peserta dan seleksi akhir menjadi 21 peserta yang mengikuti 7 cabang lomba. (tumpak)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest