Pasaman, 12 November 2025 – Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman bersama Tim Satgas Pangan BRMP Buah Tropika melakukan pendampingan dan monitoring intensif terhadap pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kecamatan Lubuk Sikaping. Kegiatan ini bertujuan memastikan program strategis Kementerian Pertanian berjalan tepat sasaran serta memberikan dampak langsung bagi peningkatan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani.
Koordinasi pelaksanaan program dilakukan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman yang dipimpin Kabid Sarana dan Prasarana, Zulfan Afandi, ST. Pertemuan antara Dinas Pertanian dan Tim Satgas BRMP Buah Tropika membahas progres pembangunan, tantangan teknis di lapangan, serta langkah percepatan penyelesaian kegiatan agar output program dapat segera dimanfaatkan petani.
Usai pertemuan, tim gabungan melakukan peninjauan lapangan ke tiga Kelompok Tani penerima bantuan Program Oplah.
Keltan Aia Manggih Barat (24 anggota, 25 ha), dengan progres pembangunan irigasi sepanjang 121 meter telah mencapai lebih dari 90%.
Keltan Paraman Dareh Sejahtera (36 anggota, 25 ha), juga menunjukkan progres positif pada pembangunan irigasi 170 meter.
Keltan Bina Saiyo di Nagari Jambak (12 ha), dengan pembangunan irigasi 88 meter yang kini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa seluruh pembangunan fisik di tiga lokasi tersebut telah melampaui 90 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Dinas Pertanian Pasaman optimistis infrastruktur irigasi ini akan meningkatkan efektivitas pengelolaan air, memperbaiki indeks pertanaman, serta mendukung produktivitas petani di wilayah tersebut.
Dinas Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Program Oplah hingga selesai dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh petani sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan daerah. Ris






