Kota Solok, investigasi.news-RSUD Kota Solok Serambi Madinah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern, ramah, dan profesional. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Solok ini tidak hanya berfokus pada layanan medis, tetapi juga melakukan transformasi layanan berbasis digital untuk memudahkan masyarakat sejak dari rumah.
Salah satu inovasi unggulan yang tengah disiapkan adalah optimalisasi layanan Mobile JKN, yang ditargetkan dapat berjalan secara penuh pada tahun 2026. Melalui layanan ini, pasien dapat melakukan pendaftaran berobat secara daring tanpa harus datang lebih awal dan mengantre panjang di rumah sakit.
Direktur RSUD Kota Solok, Dra. Dessy Syafril, Apt.MPH menjelaskan bahwa digitalisasi pelayanan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus kenyamanan pasien. Menariknya, layanan pendaftaran digital ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta BPJS Kesehatan, tetapi juga terbuka bagi pasien umum.

Di tengah keterbatasan jumlah tenaga dokter, RSUD Solok tetap memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dengan dukungan dokter freelance sesuai kebutuhan layanan. Dessy menegaskan, rumah sakit berkomitmen memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.
“Kami bertekat dan berkomitmen tidak ada pasien yang ditolak, khususnya masyarakat kurang mampu. Dana pendamping telah disiapkan pemerintah. Bagi kami, pelayanan adalah prioritas, administrasi menyusul,” tegasnya.

Komitmen terhadap pelayanan yang humanis juga diwujudkan melalui peluncuran fasilitas Air Minum Siap Minum gratis pada 25 November 2025. Fasilitas ini dipasang di sejumlah titik strategis rumah sakit sebagai hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Solok dan Perumda Air Minum Kota Solok. Selain meningkatkan kenyamanan pasien dan pengunjung, program ini juga mendukung penerapan pola hidup sehat serta pengurangan sampah plastik.


Dengan berbagai inovasi tersebut, RSUD Kota Solok Serambi Madinah optimistis mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan transformasi pelayanan publik di era digital.
Sementara itu Walikita Solok DR. Ramadani Kirana Putra menyebutkan, sesuai Pragram kami sebagai pemegang Amanah akan selalu mengupayakan kebutuhan masyarakat kota solok terutama di bidang kesehatan, keberadaan rumah sakit ini nantinya tidak saja dijadikan sebagai penyeimbang lonjakan pasien rawat inap dan rawat jalan yang ada nantinya, Namun juga dijadikan sebagai rumah sakit rujukan di kawasan daerah tersebut dan tidak tertutup kemungkinan akan menerima rujukan dari daerah lain.

“Sesuai dengan visi dan misi Pemkot Solok di bidang kesehatan, yaitu agar terwujudnya pelayanan kesehatan secara merata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan pada masyarakat,” katanya. ( Wahyu )








