Pidie Jaya, Investigasi.News – Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November lalu, aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah sempat terhenti. Banyak fasilitas pendidikan terdampak, sehingga sebagian sekolah terpaksa meliburkan siswa hingga kondisi memungkinkan untuk kembali belajar.
Memasuki kembali masa pembelajaran, semangat luar biasa justru terlihat dari raut wajah anak-anak. Meski harus mengikuti proses belajar mengajar di bawah tenda darurat, dengan kondisi panas dan berdesakan, ratusan siswa SD dan SMP dari Yayasan An-Nur tampak antusias mengikuti pertemuan perdana pascabanjir.
Suasana belajar di bawah tenda tersebut menjadi semakin hidup saat Bupati Pidie Jaya hadir langsung menyapa para siswa. Pantauan kontributor Investigasi.News menunjukkan, kehadiran orang nomor satu di Pidie Jaya itu mampu mencairkan suasana. Anak-anak yang sebelumnya berkeringat dan kelelahan tampak ceria, tertawa, dan penuh semangat.
Dengan gaya sederhana dan penuh keakraban, Bupati berbaur bersama para siswa, menyampaikan cerita ringan dan lelucon yang mengundang tawa. Anak-anak korban banjir itu terlihat larut dalam kebahagiaan, seakan melupakan sejenak trauma akibat musibah yang baru saja mereka alami.
Kehadiran Bupati di tengah generasi penerus Negeri Japakeh tersebut tidak hanya menjadi penyemangat, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan di tengah situasi darurat.
Salah seorang siswa, Munazir, mengaku sangat senang dengan kedatangan Bupati ke tenda tempat mereka belajar.
“Senang sekali waktu Bapak Bupati datang, karena Bapak ramah sama kami,” ucapnya polos sambil tersenyum.
(Hery)










