Padang, Investigasi.news – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui kegiatan pembinaan terhadap mantan narapidana terorisme (napiter). Salah satunya dilakukan terhadap AN Feri Rolis sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan pascapemasyarakatan.
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga binaan setelah menjalani masa hukuman. Pembinaan ini merupakan bagian dari program kerja Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sumbar dalam mendukung proses reintegrasi sosial yang tengah dikembangkan secara nasional.
Dalam pertemuan tersebut, AN Feri Rolis menyatakan kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat serta berkomitmen menjauhi segala bentuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum. Pihak kepolisian juga memberikan pendampingan, termasuk informasi terkait peluang usaha, akses sosial, serta dukungan lingkungan guna mempercepat proses adaptasi di tengah masyarakat.
Polda Sumbar menegaskan bahwa pembinaan terhadap mantan napiter tidak hanya difokuskan pada upaya pencegahan berkembangnya paham radikal dan ideologi kekerasan, tetapi juga pada penciptaan ruang pemulihan sosial yang sehat dan berkelanjutan.
“Pendampingan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan kesempatan bagi mantan napiter untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar perwakilan aparat kepolisian.
Kegiatan penggalangan dan pembinaan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini guna memastikan proses reintegrasi sosial berjalan optimal, aman, dan kondusif, serta mampu memperkuat ketahanan masyarakat dari potensi ancaman radikalisme.
Mb








