Ditengah Geliat Berusaha, Direktur PDAM Sawahlunto Julmardizon Mundur

More articles

Sawahlunto, Investigasi.news – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sawahlunto, Julmardizon, yang dikenal ulet menahkodai pelayanan suplay kebutuhan masyarakat justru mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya, Jumat, 23 Januari 2026 lalu.

Pria yang dilantik, 18 Juli 2024 untuk masa jabatan sebagai direktur PDAM Kota Sawahlunto 2024 – 2029 itu mengajukan Surat pengunduran diri pemerintah Kota Sawahlunto melalui Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Sawahlunto.

Komitmen tanggungjawab pelayanan publik keteresediaan air bagi masyarakat yang dituangkan pada program seratus hari kerja Walikota – Wakil Walikota Sawahlunto pun tereksekusi dengan baik, ditengah keterbatasan suplai air baku serta kondisi iklim yang tidak baik – baik saja.

Terkait mundurnya, orang nomor satu penggerak PDAM Kota Sawahlunto itu, pemko Sawahlunto menerima audiensi perusahaan daerah itu, dan tidak hanya membahas pengunduran diri pimpinan PDAM, tetapi juga mengulas kondisi internal perusahaan, tantangan operasional, serta keberlanjutan program kerja yang tengah berjalan.

Dalam pertemuan itu, manajemen dan karyawan PDAM menyampaikan laporan situasi organisasi, termasuk berbagai kendala teknis dan kebutuhan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. Mereka menekankan pentingnya kepastian arah kebijakan agar kinerja PDAM tetap terjaga di tengah transisi.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak boleh dijadikan alasan menurunnya kualitas pelayanan publik.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Dinamika organisasi tidak boleh mengorbankan hak masyarakat. PDAM harus tetap profesional dan pelayanan harus terus berjalan,” ujarnya pada pertemuan yang juga dihadiri, Setdako Rovanly Abdam dan kepala OPD terkait.

(tumpak)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest