Langsung Beraksi, Ambulans Desa Taman Kursi Jadi Penyelamat Warga Pegunungan

More articles

Situbondo, investigasi.news – Bantuan ambulans desa dari Pemerintah Kabupaten Situbondo langsung membuktikan manfaatnya bagi warga Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang. Kendaraan layanan kesehatan tersebut bahkan digunakan pertama kali hanya beberapa saat setelah tiba di desa.

Ambulans desa itu diserahkan secara resmi oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah pada Kamis (29/1/2026) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo.

Kepala Desa Taman Kursi, Jogo Santoso, mengatakan bahwa kehadiran ambulans desa menjadi momen bersejarah bagi warganya, mengingat selama ini keterbatasan sarana transportasi medis kerap menjadi kendala utama.

Menurut Jogo, ambulans tersebut langsung dimanfaatkan untuk merujuk seorang warga yang membutuhkan penanganan medis lanjutan ke RSUD Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo.
“Ambulans baru kami terima pagi hari. Begitu sampai di desa, plastik pelindung tempat tidur langsung dibuka karena ada warga yang harus segera dirujuk ke RSAR,” ungkap Jogo Santoso, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, meski sebagian interior ambulans masih terbungkus plastik, kendaraan tersebut sudah layak digunakan dan mampu memberikan layanan cepat bagi warga.

Kehadiran ambulans desa dinilai sangat vital bagi Desa Taman Kursi yang berada di kawasan pegunungan dengan akses jalan yang tidak mudah, terutama saat kondisi darurat kesehatan.

Desa Taman Kursi terletak di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis ini membuat perjalanan menuju fasilitas kesehatan rujukan membutuhkan waktu dan tenaga ekstra.

Jarak tempuh menuju pusat pemerintahan Kabupaten Situbondo mencapai sekitar 61,3 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam 43 menit melalui jalur Pantura dan Jalan Argopuro.

Selain itu, wilayah Desa Taman Kursi juga merupakan salah satu jalur menuju kawasan Argopuro–Cikasur yang memiliki medan berkelok dan cukup ekstrem, sehingga membutuhkan kendaraan yang memadai untuk membawa pasien.

“Sebelum ada ambulans desa, kami sering kesulitan saat harus merujuk warga sakit. Sekarang kami jauh lebih siap menghadapi kondisi darurat,” kata Jogo.

Ia menambahkan, seluruh operasional ambulans desa, mulai dari bahan bakar hingga sopir, ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan, sehingga desa tidak terbebani biaya tambahan.
Warga Desa Taman Kursi pun menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut dan menilai program ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap wilayah terpencil.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ambulans desa bukan hanya kendaraan, tetapi harapan dan penyelamat nyawa warga,” ujarnya.

Jogo Santoso berharap, program pelayanan kesehatan berbasis desa terus diperkuat agar masyarakat di daerah pegunungan mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan setara dengan wilayah lainnya. (Agus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest