Sawahlunto, investigasi.news — Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, memimpin rapat pimpinan (rapim) yang membahas perkembangan program prioritas Pemerintah Kota Sawahlunto, Senin (12/1/2026), bertempat di Balaikota Sawahlunto.
Dalam arahannya, Wali Kota Riyanda menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Evaluasi tersebut mencakup kedisiplinan absensi, kepatuhan terhadap penggunaan seragam dan etika aparatur, pembentukan karakter ASN, kepatuhan pada Pakta Integritas, penggunaan kendaraan dinas, hingga pemenuhan persyaratan penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Wali Kota juga mengingatkan para pejabat pimpinan tinggi pratama untuk kembali membaca dan meresapi Pakta Integritas yang telah ditandatangani. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi pijakan utama dalam evaluasi jabatan, penilaian kinerja, serta penataan sumber daya aparatur ke depan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah meminta seluruh perangkat daerah segera merumuskan dan menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan nasional, khususnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan program prioritas Presiden. Langkah ini dinilai penting untuk membuka peluang dukungan pendanaan dari kementerian, lembaga, maupun badan nasional.
Dalam rapim tersebut, perhatian khusus juga diberikan terhadap manajemen RSUD Sawahlunto. Hal ini menyusul masih adanya keluhan masyarakat terkait mutu pelayanan serta ketersediaan obat-obatan. Pimpinan daerah meminta pihak terkait untuk segera melakukan tindak lanjut secara konkret, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Secara keseluruhan, Wali Kota Riyanda dan Wakil Wali Kota Jeffry menegaskan bahwa awal tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum pembenahan dan penguatan kualitas sumber daya manusia ASN. Dengan demikian, kinerja pemerintahan Kota Sawahlunto diharapkan semakin tertib, profesional, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi kebutuhan masyarakat. Tumpak








