Songket Silungkang Resmi Berbasis Kekayaan Intelektual, Sawahlunto Raih Piagam KBKI

More articles

Sawahlunto, Kamis, 05 Februari 2026 — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menerima piagam penetapan Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) dari Kementerian Hukum untuk Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa), dalam kategori kawasan karya cipta, merek, dan indikasi geografis.

Piagam tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat Alpius Sarumaha sebagai penguatan perlindungan hukum terhadap Songket Silungkang, sekaligus langkah strategis menjaga identitas budaya yang menjadi sumber penghidupan bagi pengrajin dan UMKM lokal.

Alpius Sarumaha menyampaikan perlindungan kekayaan intelektual penting agar produk unggulan daerah tidak mudah diklaim pihak lain, sekaligus memberi kepastian hukum bagi pengrajin songket dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan membangun kepercayaan konsumen.

Alpius menjelaskan Sawahlunto telah memperoleh pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk SISSCa Tahun 2025 yang diterbitkan pada 15 September 2025, sementara Songket Silungkang juga telah terdaftar sebagai Indikasi Geografis sejak 23 Agustus 2019, sehingga nama, reputasi, dan asal produk terlindungi secara resmi.

Menurut Alpius, KIK merupakan kekayaan intelektual yang kepemilikannya bersifat komunal, mencakup ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, indikasi asal, sumber daya genetik, hingga potensi indikasi geografis, yang wujudnya dapat berupa tarian daerah, pakaian tradisional, cerita rakyat, alat musik, upacara adat, hingga keterampilan masyarakat seperti kerajinan, kuliner tradisional, serta pengetahuan mengelola alam dan lingkungan.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan Pemko Sawahlunto akan mendorong inventarisasi dan pencatatan potensi KIK melalui Dinas Kebudayaan, agar warisan masyarakat, termasuk masyarakat adat, terlindungi lebih defensif, sekaligus memperkuat UMKM ekonomi kreatif, terutama pengrajin songket Silungkang, melalui peningkatan kualitas produk, promosi terarah, dan perluasan jejaring pasar agar manfaat ekonominya semakin nyata bagi warga. Tumpak

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest