LSM Barapen: Judi Togel di Nabire Sudah Tak Terkendali, APH Wajib Bertanggung Jawab

More articles

Nabire, Papua Tengah — Alih-alih mereda, praktik perjudian togel di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, justru diduga semakin menggila. Bukan lagi beroperasi sembunyi-sembunyi, aktivitas ilegal ini disebut berlangsung terang-terangan di berbagai titik, seolah tanpa rasa takut terhadap hukum. Kondisi ini dinilai bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan sinyal keras runtuhnya wibawa penegakan hukum di daerah tersebut.

Karena itu, keresahan masyarakat pun tak terelakkan. Judi togel yang kian masif tidak hanya menggerogoti sendi ekonomi warga, tetapi juga menciptakan rasa frustrasi publik terhadap aparat penegak hukum yang dinilai abai, pasif, atau bahkan tak berdaya menghadapi praktik yang semakin liar.

Atas dasar itulah, Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Peduli Nusantara (LSM Barapen) angkat suara. Melalui ketuanya, Edison Suebu, SH, Barapen menegaskan bahwa maraknya judi togel di Nabire telah berada pada titik darurat. Oleh sebab itu, Kapolres Nabire dinilai tidak bisa lagi bersembunyi di balik alasan normatif dan harus bertanggung jawab secara langsung.

“Judi togel di Nabire sudah sangat meresahkan dan berlangsung secara terang-terangan. Ini bukan lagi persoalan kecil. Jika praktik ini terus hidup, maka yang dipertanyakan adalah keberanian dan keseriusan aparat. Kapolres Nabire wajib bertindak tegas dan bertanggung jawab,” tegas Edison Suebu, SH, Jumat (6/2/2026).

Lebih jauh, Edison menilai bahwa situasi ini tidak mungkin terjadi secara spontan. Sebaliknya, ia menduga kuat praktik perjudian tersebut telah berjalan secara terstruktur, sistematis, dan terorganisir dengan rapi. Dengan kata lain, ada jaringan yang bekerja, ada alur setoran, dan ada aktor-aktor besar yang selama ini tak tersentuh hukum.

Karena itu pula, Edison menolak keras pola penindakan setengah hati. Menurutnya, aparat tidak boleh terus-menerus hanya mengejar pemain kecil di lapangan, sementara bandar besar dibiarkan bebas mengendalikan bisnis haram tersebut dari balik layar.

“Kalau aparat benar-benar serius, praktik ini seharusnya sudah lama ditertibkan. Jangan lagi mempermainkan hukum dengan hanya menangkap pengecer kecil. Bongkar jaringan sampai ke akar-akarnya,” ujarnya tajam.

Bahkan, Edison mengungkapkan bahwa LSM Barapen telah mengantongi data terkait dugaan bandar besar judi togel di Nabire. Salah satu nama yang disebut berinisial Rd, yang diduga menjadi otak di balik masifnya peredaran judi togel di wilayah tersebut. Fakta ini, menurutnya, harus menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melakukan operasi penegakan hukum secara menyeluruh.

“Ini bukan rahasia umum lagi. Kami minta Kapolres memerintahkan operasi besar-besaran. Tangkap bandar besarnya, tutup seluruh lapak, dan bersihkan Nabire dari praktik perjudian,” tegasnya.

Lebih dari itu, Edison mengingatkan bahwa membiarkan judi togel tumbuh tanpa kendali sama artinya dengan membuka pintu bagi kejahatan lain. Pasalnya, praktik perjudian kerap menjadi pemicu meningkatnya kriminalitas, mulai dari pencurian, kekerasan, hingga konflik sosial yang pada akhirnya menghancurkan tatanan hidup masyarakat.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, kata Edison, maka yang dipertaruhkan bukan hanya citra institusi kepolisian, tetapi juga rasa keadilan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

“Negara tidak boleh kalah oleh judi. Jika aparat diam, maka rakyat berhak bertanya: hukum ini masih hidup atau sudah lumpuh?” pungkasnya.

Pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini diberikan hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

John

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest