Pidie Jaya, Investigasi.News – Di tengah suasana pasca banjir yang masih menyisakan persoalan bagi masyarakat, kehadiran wakil rakyat diharapkan bukan sekadar formalitas. Itulah yang terlihat saat Anggota DPRK Pidie Jaya, Samsul Bahri, turun langsung menyapa warga Kecamatan Meurah Dua dalam agenda reses, Rabu (18/2/2026).
Dengan suasana dialog yang hangat dan terbuka, politisi dari Partai Aceh (PA) tersebut mendengarkan satu per satu keluhan masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur yang belum merata hingga kebutuhan pemulihan dan penanganan dampak banjir yang masih dirasakan warga.
“Reses ini menjadi momentum penting untuk mendengar langsung suara masyarakat. Banyak hal yang disampaikan, terutama terkait infrastruktur dan penanganan pasca banjir. Semua aspirasi ini akan saya teruskan kepada pimpinan dan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Samsul Bahri.
Sebagai wakil rakyat yang baru pertama kali duduk di parlemen daerah, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang diterima.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Aspirasi masyarakat harus kita kawal dan perjuangkan,” tegasnya.
Sambutan positif juga datang dari aparatur desa. Kepala Desa Meunasah Bie, Helmi, membenarkan bahwa kegiatan reses berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga.

“Benar, hari ini telah dilaksanakan reses anggota DPRK bersama masyarakat desa kami. Kami berharap apa yang menjadi harapan warga, terutama terkait dampak banjir yang baru saja kami alami, bisa segera mendapat perhatian,” ungkapnya.
Kegiatan reses tersebut diharapkan menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti secara nyata.
(Herry)






