Hidupkan Kembali TPA, HUDA Pidie Jaya Gandeng NGO Dalam Dan Luar Negeri

More articles

Pidie Jaya, Investigasi.news – Dalam upaya mengaktifkan kembali TPA di Kabupaten Pidie Jaya, khususnya di daerah terdampak banjir, HUDA Pidie Jaya terus melakukan berbagai langkah strategis. Di antaranya pembinaan kader dan guru pengajian, pelatihan, serta penempatan tenaga pengajar di balai pengajian dan TPA yang sebelumnya kurang aktif.

Menariknya, HUDA tidak hanya membina dan menempatkan kader, tetapi juga merangkul LSM atau NGO dari dalam dan luar negeri untuk mendukung kelancaran proses belajar-mengajar di TPA.

Berdasarkan pantauan kontributor Investigasi.News, Senin (23/2/2026), HUDA Pidie Jaya melakukan audiensi dengan LSM BW El Basri yang berpusat di provinsi serta NGO Sahabat Serantau dari Malaysia. Pertemuan tersebut membahas program ke depan sekaligus mengevaluasi capaian yang telah diraih selama ini.

Sekretaris HUDA Pidie Jaya, Tgk. Juaini, mengatakan audiensi yang digelar di Masjid Tgk. Japakeh, Kecamatan Meureudu, bertujuan mengevaluasi berbagai aktivitas di balai pengajian dan TPA guna menentukan langkah lanjutan.

Sementara itu, pendiri NGO Sahabat Serantau dari Malaysia, Firdaus, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di Pidie Jaya untuk membantu warga terdampak banjir, baik melalui pembersihan material banjir, penyaluran logistik, maupun dukungan kebutuhan TPA.

“Kami dari NGO Sahabat Serantau sudah sebulan hadir di Pidie Jaya. Selama ini kami melakukan pembersihan rumah warga, sumur, drainase, serta membantu guru-guru TPA seperti yang baru saja kami lakukan bersama LSM BW El Basri,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan BW El Basri Banda Aceh, Rahmawati, M.Pd., menyebutkan pihaknya bersama NGO Sahabat Serantau memiliki tujuan dan program yang sama, yakni membantu masyarakat Pidie Jaya sesuai kemampuan yang ada. Bantuan tersebut meliputi mendatangkan tenaga pengajar, menyalurkan Alqur’an, perlengkapan salat, serta pendampingan langsung di lapangan.

Kontributor Investigasi saat mewawancarai NGO Sahabat Serantau Malaysia.

“Alhamdulillah, kami dari Yayasan BW El Basri sudah hadir di tengah warga korban banjir sekitar dua minggu pascakejadian. Kami fokus mengembalikan aktivitas pengajian anak-anak, baik di TPA, musala, maupun balai pengajian, dengan menghadirkan anggota kami serta mendukung guru-guru setempat. Bahkan bersama HUDA kami telah mengadakan pelatihan dan pembekalan bagi anggota yang aktif mengajar,” ujar Rahmawati.

Menurut Rahmawati, yayasannya akan terus berada di Pidie Jaya untuk mendukung aktivitas di TPA serta membantu kebutuhan agar proses pembelajaran agama bagi generasi penerus di Negeri Japakeh berjalan lancar dan sukses.

(Herry)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest