Sawahlunto, 10 Maret 2026 — Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mendampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Arief Sabara, dalam kegiatan kick off meeting Universal Coverage Jamsostek yang digelar di Sawahlunto.
Pertemuan tersebut membahas capaian kepesertaan serta klaim program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Sawahlunto. Selain itu, rapat juga menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan cakupan kepesertaan sekaligus melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi risiko di lapangan yang dapat memengaruhi jumlah peserta.
Dalam kesempatan itu, Arief Sabara menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mendukung program Jamsostek. Ia mengungkapkan, hingga akhir 2025 Kota Sawahlunto telah berhasil mencapai Universal Coverage Jamsostek sebesar 61,45 persen.
Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi, di antaranya potensi belum terjangkaunya pekerja sektor informal serta persoalan administrasi kepesertaan. Hal tersebut perlu ditindaklanjuti bersama agar capaian kepesertaan tetap stabil dan terus meningkat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan agar seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto menindaklanjuti hasil rapat dengan langkah yang responsif dan adaptif. Ia menekankan pentingnya implementasi kebijakan yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi pekerja dan masyarakat.
“Program jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi para pekerja di Sawahlunto. Karena itu, dukungan terhadap program ini harus dilakukan secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan cakupan kepesertaan Jamsostek di Sawahlunto dapat terus meningkat sehingga memberikan perlindungan yang lebih luas bagi para pekerja di berbagai sektor. Tumpak



















