Sawahlunto, Investigasi.news – Dinas Koperasi Usaha Kecil menengah Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Sawahlunto memaparkan prediksi menghadapi liburan Idul Fitri 1447 H, beberapa komoditas yang rawan dan berpotensi mengalami kelangkaan di kota Sawahlunto.
Di Kecamatan Lembah Segar, komoditas daging sapi, Jagung, Cabe rawit, serta telur ayam. Minyak Goreng. Kecamatan Talawi, komoditas daging sapi, Cabe, Tempe dan Ikan laut serta minyak goreng.
Di Kecamatan Silungkang, komoditas Daging Sapi, Cabe kriting, jagung, tempe dan Daging ayam, minyak goreng dan di Kecamatan Barangin, Komoditas Daging Sapi, Cabe rawit, Ikan laut, dan gula pasir dan minyak goreng
Kadis Koperindag Kota Sawahlunto, Tatang Sumarna menjelaskan, penyebab terjadinya kerawanan dan kelangkaan ini, adalah stock barang yang terbatas di banding ketersediaan pada awal akhir tahun 2026 ini ditingkat pedagang, maupun ditingkat pemasok.
” Khusus minyak goreng, disebabkan terhentinya produksi di Tingkat produsen yaitu PT. Incasi Raya akibat persoalan teknis ” kata Tatang Sumarna, pada jumpa pers yang dipimpin Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra yang dipandu Kadis Kominfo Kota Sawahlunto, Adrius Putra Kamis (12/3/2026) itu.
Dia juga dipaparkan, kecenderungan peningkatan permintaan beberapa daerah tetangga, seperti terutama daerah terdampak bencana dilingkup regional, dan kecendrungan peningkatan permintaan dari propinsi sekitar.
Lebih jauh disebutkan, beberapa Komoditas diperkirakan akan mengalami kenaikan harga dengan kisaran 7 persen – 9 persen sampai pada pertengahan bulan Ramadhan dan lebaran tahun 2026, terutama untuk kemoditas daging sapi, daging ayam, dan telur ayam dan minyak goreng, yang diestimasi akan terjadi sampai minggu ke ketiga sehabis lebaran.
Kondisi pertambahan harga ini menyebabkan meningkatnya kontribusi terhadap peningkatan inflasi (IPH) sebesar 0,45 persen, diminggu pertama Ramdhan 1447 H. (tumpak)








