Jember, – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) Cabang Jember, Dr. dr I Nyoman Semita, SP.,OT,. Spine berharap agar para pemudik dari Kabupaten Jember memperkuat persaudaraan meski tak sedarah.
Permintaan itu disampaikan pasca melihat antusiasme penumpang bus yang mengikuti program arus balik bertajuk “ARUS MUDIK BERBAGI HARAPAN 2026” sangat tinggi. Program Kerjasama IKA UNAIR dengan PELINDO yang menyediakan dua armada bus untuk arus balik itu dipenuhi penumpang warga Jember yang beradu nasib di kota lain.
“Bapak Ibu sekalian kita semua ini bersaudara. Meski kita berada dikota berbeda namun saya berharap tali persauadaran kita haru kuat dijaga, agar program IKA UNAIR lebih banyak dirasa kemanfaatannya,”Jelas Ketua IKA UNAIR yang juga DIrektur RSUD Soebandi dalam sambutan pelepasan penumpang arus balik Jumat (27/3/2026).
Selama ini, kata Nyoman, program arus balik yang diselanggarakan IKA UNAIR berjalan lancar. Sejak tahun 2024 sampai dengan 2026, penyediaan dua armada bus untuk arus balik dipadati penumpang. Meski hanya hanya satu trayek tujuan, yakni Jember – Surabaya, tak ada komplain dari persertanya. Justru para peserta berharap event itu berjalan terus setiap tahunnya.
Ditempat sama, Cahyo Supryianto Warga Kebangsren, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi menyatakan sangat terbantu dengan adanya program IKA UNAIR. Biaya mudik lebaran tahun 2026 menjadi lebih ekonomis karena ia tak harus merogoh kocek lagi untuk menuju Surabaya.
“Dengan program arus mudik IKA UNAIR ini, saya, istri dan dua anak saya tak perlu mengeluarkan biaya tiket lagi untuk menuju Surabaya,”terangnya.
Sebagaimana diketahui, IKA UNAIR Cabang Jember yang diketuai Nyoman itu rutin melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan. tak hanya Nyoman, rupanya didalam keanggotaan IKA UNAIR itu ada Bupati Jember, Muhammad Fawait, Anggota Legeslatif dari PDI Perjuangan Tabroni, dan tokoh masyarakat Jember Sumpomo.
















