Malang — Dengan mengusung semangat pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan Kota Malang yang lebih tertata, inklusif, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang, Rabu (1/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Amithya Ratnanggani Sirraduhita dan dihadiri jajaran Forkopimda serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinannya bersama wakil wali kota, sejumlah program prioritas telah direalisasikan sebagai bagian dari komitmen terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Momentum HUT ke-112 ini, menurutnya, menjadi titik penting untuk memperkuat arah pembangunan sekaligus memastikan janji politik dapat diwujudkan secara bertahap dan terukur.
“Ini adalah momentum untuk memantapkan janji politik kami. Semua program dijalankan sesuai tahapan dan terus menunjukkan progres positif,” ujarnya.
Pemerintah Kota Malang terus berupaya menuntaskan berbagai persoalan perkotaan seperti banjir, kemacetan, dan penataan parkir secara berkelanjutan. Selain itu, perhatian terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui kebijakan pembatasan penggunaan gawai bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dini.
Di sektor ekonomi dan penataan kota, penyelesaian Pasar Besar menjadi salah satu prioritas strategis. Pemerintah mengarahkan skema pembangunan melalui kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), dengan pendekatan dialogis kepada para pedagang agar solusi yang dihasilkan tetap berpihak pada masyarakat.
Sementara itu, DPRD Kota Malang turut memberikan dukungan sekaligus catatan konstruktif. Ketua DPRD Amithya Ratnanggani Sirraduhita menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan efektivitas pembangunan.
“Koordinasi harus diperkuat dan ego sektoral perlu dihilangkan agar program berjalan optimal dan efisien,” ujarnya.
Rapat paripurna ini menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan Kota Malang tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Di usia ke-112, Kota Malang terus melangkah dengan optimisme, menguatkan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kota yang maju, nyaman, dan berkelanjutan. Guh
















