Bukittinggi — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kota Bukittinggi menggelar rapat kerja dalam rangka membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut dilaksanakan pada Senin (6/4/2026) di Gedung DPRD Kota Bukittinggi.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus III, Yundri Refno Putra, ST, bersama anggota pansus serta didampingi jajaran Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi. Dari pihak Pemerintah Kota Bukittinggi, hadir Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Ade Mulyani, SE., M.Si, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, Pansus III melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap LKPJ Wali Kota Tahun 2025 dengan fokus pada sektor pembangunan. Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain infrastruktur, perencanaan pembangunan daerah, perhubungan, lingkungan hidup, perumahan dan kawasan permukiman, serta pengembangan sektor pariwisata.
Pembahasan dilakukan dengan menelaah capaian program, efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Pansus III, Yundri Refno Putra, menegaskan bahwa pembahasan LKPJ merupakan bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pembangunan daerah.
“Melalui pembahasan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh program pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Perencanaan pembangunan juga harus terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama tahun 2025. Di antaranya realisasi program pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan kawasan permukiman, serta upaya meningkatkan daya tarik sektor pariwisata daerah.
Selain capaian tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis wilayah, serta perlunya peningkatan koordinasi lintas sektor.
Rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan, saran, serta pertanyaan dari anggota Pansus III. Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan drainase, pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, penataan kawasan permukiman, peningkatan layanan transportasi, serta optimalisasi potensi pariwisata daerah.
Dari hasil pembahasan, Pansus III DPRD Kota Bukittinggi menyampaikan apresiasi terhadap capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025, meskipun masih diperlukan peningkatan pada beberapa sektor strategis.
Pansus III juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi dan berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan pengelolaan lingkungan hidup, serta optimalisasi pengembangan sektor pariwisata.
Selain itu, koordinasi antar perangkat daerah dinilai perlu terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan program pembangunan yang lebih efektif dan efisien.
Pansus III DPRD Kota Bukittinggi akan melanjutkan pembahasan secara lebih mendalam sebagai bahan penyusunan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025. Yas



