Responsif dan Profesional, Polresta Barelang Diapresiasi Wakil Ketua RMB Stenly Siahaya, Penuntasan Tuntas Diharapkan

More articles

Batam, Investigasi.news — Kinerja cepat Polresta Barelang dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil rental di Batam mendapat sorotan sekaligus apresiasi dari berbagai kalangan. Respons sigap aparat dinilai mampu meredam keresahan yang sebelumnya meluas di tengah para pelaku usaha rental kendaraan.

Wakil Ketua Rumpun Melanesia Bersatu, Stenly Siahaya, menyampaikan Apresiasi atas langkah cepat kepolisian dalam menetapkan terduga pelaku yang diduga terlibat dalam praktik penipuan dengan modus gadai mobil rental serta penggelapan unit kendaraan bernilai puluhan juta rupiah.
Kasus yang turut menyeret nama Caroline Parewang ini telah berkembang menjadi perhatian serius publik. Tidak hanya menyentuh aspek hukum, perkara ini juga mengguncang rasa aman dan kepercayaan para pengusaha rental di Batam yang sempat diliputi kekhawatiran akan maraknya modus serupa.

“Langkah cepat Polresta Barelang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa aparat hadir dan responsif terhadap keresahan masyarakat,” ujar Stenly, Rabu (22/4).
Namun, apresiasi tersebut dibarengi dengan penegasan yang kuat. Stenly mengingatkan bahwa kecepatan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan ketegasan dalam mengawal perkara hingga tuntas, transparan, dan berkeadilan.

Menurutnya, kasus ini telah menjadi ujian nyata bagi integritas penegakan hukum. Ia menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh berhenti di tahap penyelidikan semata, melainkan harus berlanjut hingga ke meja hijau apabila unsur pidana telah terpenuhi.
“Penanganan kasus ini harus dikawal sampai selesai. Jika bukti sudah cukup, maka harus ditingkatkan ke tahap berikutnya hingga persidangan. Ini menyangkut keadilan bagi korban dan kepastian hukum bagi semua pihak,” tegasnya.

Dorongan agar aparat bertindak lebih tegas pun terus menguat. Termasuk di dalamnya kemungkinan langkah penahanan terhadap pihak yang telah memenuhi unsur hukum. Publik menilai, ketegasan tanpa kompromi menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah institusi penegak hukum.

Lebih jauh, perkara ini kini telah melampaui sekadar kasus kriminal biasa. Ia menjelma menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap profesionalitas aparat di Batam. Transparansi dalam proses, akuntabilitas dalam tindakan, serta keberanian dalam menindak tanpa pandang bulu menjadi tuntutan yang tidak dapat ditawar.

Masyarakat berharap, tidak ada ruang bagi intervensi maupun kompromi dalam penanganan perkara ini. Siapa pun yang terbukti bersalah harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum, sebagai wujud nyata supremasi hukum dan perlindungan terhadap masyarakat.
Dengan sorotan publik yang terus menguat, langkah lanjutan aparat penegak hukum akan menjadi penentu: apakah kepercayaan itu akan diperkuat, atau justru dipertaruhkan.

Fransisco chrons

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest