Padang, investigasi.news – Proses pengadaan Lahan untuk lanjutan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi masih Lamban, pasalnya, dari informasi yang di himpun media, Panitia Pengadaan Tanah (P2T) belum bisa bekerja maksimal dikarenakan masih menunggu persetujuan Row Of Way (R.O.W) yang diajukan oleh Hutama Karya ke Kementrian PU.
“Sampai saat ini, saya masih menunggu persetujuan ROW yang di ajukan oleh HK” tulis Wisnu PPK Lahan Tol Senin (04/05)
Persetujuan ROW yang diajukan oleh Hutama Karya sendiri, dikeluarkan oleh Kementrian PU dan hingga kini belum ada persetujuan sehingga kepastian untuk proses pengadaan tanah Tol Sicincin-Bukittinggi belum jelas.
Sementara dari Dirjen Kementrian Jalan Bebas Hambatan belum dapat dihubungi untuk menjelaskan hingga berita ini diturunkan
Lanjutan pembangunan jalan tol koridor II Sicincin-Bukittinggi merupakan Program Strategis Nasional (PSN) dan tentunya diharapkan semua pihak terkait bersinergi untuk segera mempercepat proses pelaksanaan nya, mengingat satu-satunya akses jalan penghubung Sumatera Barat- Riau hanya satu-satunya melalui akses jalan Nasional Lembah Anai yang rawan dilalui.
Penguatan Konektivitas Sumatera Barat
Kehadiran ruas tol ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat sekaligus mendukung integrasi jaringan jalan tol Sumatera dengan Provinsi Riau. Proyek ini juga dinilai penting untuk mempercepat distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Tantangan Geografis dan Pembangunan Terowongan
Salah satu tantangan utama pembangunan ruas Sicincin–Bukittinggi adalah kondisi geografis yang didominasi perbukitan dan area berbatu. Untuk mengatasi hal tersebut, proyek ini direncanakan akan dilengkapi dua terowongan (tunnel) dengan panjang masing-masing sekitar 350 meter dan 5,5 kilometer.
Jika terealisasi, terowongan ini berpotensi menjadi salah satu yang terpanjang di jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.
Capaian Pembangunan JTTS
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun sekitar 1.235 kilometer jaringan JTTS, baik yang sudah beroperasi maupun masih dalam tahap konstruksi.
Beberapa ruas yang telah beroperasi antara lain Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Pekanbaru–Dumai, hingga Padang–Sicincin. Kehadiran ruas-ruas ini menjadi tulang punggung konektivitas di Pulau Sumatera. Km



















