Toba, Investigasi.News — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Toba berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Tangsi SMP Negeri 4 Laguboti dengan diawali upacara nasional, kemudian dilanjutkan dengan pentas seni dan berbagai perlombaan.
Dalam sambutannya, Bupati Toba, Effendi Sintong Napitupulu, didampingi Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Toba melalui pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlak.
Hal tersebut sejalan dengan tema Hardiknas tahun 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Bupati Toba menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada angka-angka dan kecerdasan kognitif semata. Menurutnya, pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu menyentuh aspek rasa, karsa, dan cipta.
“Pentas seni yang digelar hari ini bukan sekadar ajang pertunjukan bakat, melainkan manifestasi pendidikan karakter serta upaya menjaga identitas bangsa,” ujar Effendi Napitupulu.
Ia juga menambahkan, di tengah era digitalisasi dan modernisasi saat ini, Kabupaten Toba berkomitmen agar generasi muda tetap memiliki akar budaya yang kuat. Pemerintah berharap anak-anak Toba tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mampu melestarikan budaya Batak, seperti manortor dan memainkan musik tradisional.
Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Toba turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua atas dedikasi mereka dalam membimbing para pelajar.
“Teruslah berinovasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam kurikulum pembelajaran, sehingga sekolah benar-benar menjadi taman belajar yang menyenangkan dan berkarakter,” pesannya.
Dalam rangkaian kegiatan Hardiknas itu, Pemerintah Kabupaten Toba juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para pelajar yang berhasil lolos masuk SMA Unggul.
Acara semakin semarak dengan penampilan seni budaya, mulai dari tari massal anak-anak PAUD hingga tari sawan yang dibawakan oleh sekitar 300 pelajar SMP. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan lainnya.



















