Iklan muba

Pagi Hari Jadi Waktu Paling Semangat, Warga Krangean Kompak Bantu TMMD

More articles

PURBALINGGA — Pagi baru saja menyapa Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, namun aktivitas warga sudah mulai terlihat di lokasi pembangunan infrastruktur program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga. Saat embun masih terasa dan udara desa masih sejuk, warga berdatangan dengan langkah penuh semangat menuju titik pekerjaan.

Tanpa harus diminta, mereka datang dengan tujuan yang sama, yakni membantu menyelesaikan pembangunan jalan yang sedang dikerjakan bersama Satgas TMMD. Bagi warga, pagi hari menjadi waktu paling tepat untuk bekerja karena suasana masih segar dan tenaga masih penuh.

Dengan peralatan sederhana di tangan, warga langsung membaur bersama personel satgas. Ada yang membantu mengaduk semen, meratakan rabat beton, hingga memasang saluran air di sisi jalan agar nantinya air tidak menggenang dan jalan tidak licin saat dilalui masyarakat.

Kekompakan itu terlihat begitu alami. Satu per satu warga berdatangan dari rumah masing-masing, lalu bekerja bersama tanpa sekat. Semangat gotong royong yang sudah lama hidup di desa seolah kembali terasa kuat di lokasi pembangunan TMMD.

Salah satu warga Desa Krangean, Andi, mengaku dirinya sengaja datang sejak pagi agar pekerjaan bisa cepat selesai. Ia bahkan mengajak rekannya untuk berangkat bersama menuju lokasi pembangunan.

“Pagi tadi saya habis sarapan langsung ke rumah teman, terus bareng-bareng berangkat ke lokasi. Semangat buat menyelesaikan pekerjaan,” ujarnya sambil melanjutkan aktivitasnya, Jumat (8/5/2026).

Menurut warga, pembangunan jalan tersebut sangat dinantikan karena nantinya akan mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, mereka merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu proses pengerjaannya.

Di bawah sinar matahari pagi yang mulai menghangat, suasana kebersamaan antara warga dan Satgas TMMD terus terjalin. Canda ringan sesekali terdengar di sela pekerjaan, membuat suasana terasa akrab dan penuh semangat.

Melalui kebersamaan itu, pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang membangun jalan dan saluran air, tetapi juga membangun rasa kepedulian dan kekompakan masyarakat demi kemajuan desa mereka sendiri.(Scm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest