Iklan muba

Kejar Target Penyelesaian, Satgas TMMD 128 Bersama Wangu Bahu-Membahu Percepat Pembuatan & Pelebaran Jalan

More articles

SUMBA BARAT DAYA – Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin membarah di lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1629/SBD. Anggota Satgas terus bekerja keras, bahu-membahu bersama masyarakat Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, memaksimalkan setiap detik waktu untuk mengejar target pengerjaan sekaligus mempercepat proses pembuatan dan pelebaran akses jalan desa. Komitmen kuat ditunjukkan agar sasaran fisik utama ini tuntas sepenuhnya dan berfungsi maksimal sebelum masa penugasan serta acara penutupan TMMD berlangsung.

Di bawah terik matahari dan langit cerah, suasana di lokasi pekerjaan tampak sangat sibuk, dinamis, dan penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat antara prajurit dan warga; semua bekerja bergotong royong sebagai satu kesatuan. Para anggota Satgas tampak memimpin dan terjun langsung ke lapangan, bergabung bersama puluhan warga yang datang secara sukarela membawa peralatan kerja sederhana seperti cangkul, sekop, sabit, dan peralatan bantu lainnya. Sementara itu, alat berat ekskavator juga beroperasi terus-menerus mengerjakan bagian berat, memindahkan tanah, meratakan badan jalan, serta memotong tebing dan gundukan tanah agar lebar jalan sesuai ukuran standar yang telah ditetapkan.

Pembuatan dan pelebaran jalan ini merupakan sasaran prioritas utama yang paling ditunggu kehadirannya oleh masyarakat. Selama ini, akses jalan di wilayah tersebut masih sempit, berbatu, berlereng curam, dan sulit dilalui kendaraan roda empat, terutama saat musim hujan di mana jalan menjadi licin dan berlumpur, memutus hubungan antarwilayah dan menyulitkan warga mengangkut hasil bumi. Oleh karena itu, target waktu penyelesaian menjadi hal yang sangat diperhatikan, mengingat masa pelaksanaan TMMD ke-128 semakin mendekati tahap akhir.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1629/SBD, Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir M.Han, menegaskan bahwa seluruh elemen yang terlibat diminta bekerja ekstra keras dan memaksimalkan kemampuan, tenaga, serta pikiran agar tidak ada pekerjaan yang tertunda. Ia menyebutkan, dukungan dan partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan percepatan pekerjaan ini.

“Kita kejar terus target pengerjaan dan percepat setiap prosesnya. Waktu semakin sempit, tapi semangat kita tidak boleh kendor. Kami dan warga bekerja sama, bahu-membahu, bergotong royong, semuanya demi satu tujuan: jalan ini harus selesai sepenuhnya, lebar, kokoh, dan siap digunakan sebelum acara penutupan TMMD nanti. Kehadiran warga membantu kami adalah kekuatan besar yang membuat kami yakin target ini akan tercapai dengan hasil terbaik,” tegas Dansatgas saat memantau langsung kegiatan di lapangan.

“Kami tidak sekadar mengejar selesai, tapi juga memastikan kualitasnya. Kami bangun jalan ini bukan untuk sementara, tapi agar bisa dinikmati bertahun-tahun ke depan, menjadi urat nadi ekonomi warga. Semangat gotong royong yang terjalin ini bukti nyata bahwa pembangunan ini milik kita semua, milik TNI dan milik rakyat,” tambahnya. (Scm)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest