PURBALINGGA — Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, juga menghadirkan berbagai kegiatan non fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Beragam penyuluhan dan sosialisasi digelar selama pelaksanaan TMMD untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, hingga kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. Memasuki hari ke-23 atau per Jumat (15/5/2026), pelaksanaan TMMD, seluruh sasaran non fisik tercatat telah selesai 100 persen.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penghijauan, kesehatan, stunting, rekrutmen TNI, bahaya narkoba, hingga ketertiban lingkungan. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi tentang pertanian, pelestarian ikan, wajib belajar sembilan tahun, penanganan konflik sosial, hingga keterampilan UMKM dan industri kecil.
Tak hanya itu, program non fisik juga menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, perpustakaan keliling, posyandu, hingga sosialisasi tanggap bencana dan pemadaman kebakaran.
Berbagai kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Krangean. Warga terlihat antusias mengikuti setiap penyuluhan yang digelar di balai desa maupun titik kegiatan TMMD lainnya.
Kepala Dusun Batur Desa Krangean, Yasto, mengatakan kegiatan non fisik TMMD memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena warga tidak hanya mendapatkan pembangunan fisik, tetapi juga tambahan ilmu dan wawasan.
“Program non fisik ini sangat membantu masyarakat. Warga jadi mendapat pengetahuan baru mulai dari kesehatan, pertanian, sampai keterampilan usaha. Jadi manfaat TMMD bukan hanya pembangunan jalan atau jembatan saja, tapi juga meningkatkan wawasan masyarakat,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, materi penyuluhan yang diberikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari warga desa sehingga mudah dipahami dan diterapkan.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus ada karena masyarakat jadi lebih paham banyak hal, terutama soal kesehatan, lingkungan, dan usaha kecil yang bisa membantu perekonomian warga,” katanya.
Melalui sasaran non fisik tersebut, TMMD tak hanya membangun desa dari sisi infrastruktur, namun juga memperkuat kapasitas dan pengetahuan masyarakat agar mampu berkembang lebih mandiri di masa mendatang.(Scm)



















