Kerinci, Investigasi.News – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Kerinci mulai menerapkan Sistem Informasi Manajemen Persuratan (Simpers) sebagai bagian dari digitalisasi administrasi pemerintahan berbasis teknologi.
Penerapan Simpers menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan modern yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Sistem tersebut juga diharapkan mampu mempercepat proses birokrasi serta mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra, melalui Kepala Bidang Komunikasi Vicko Parbo mengatakan, digitalisasi administrasi pemerintah bukan hanya sekadar inovasi teknologi. Menurutnya, langkah itu merupakan strategi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan responsif.
“Digitalisasi administrasi pemerintah bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Vicko Parbo, Senin (18/5/2026).
Simpers Percepat Pelayanan Administrasi
Melalui Simpers, berbagai proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat diproses secara digital. Dengan sistem tersebut, pelayanan pemerintahan menjadi lebih cepat dan pengelolaan data semakin terintegrasi.
Selain itu, masyarakat juga mendapat kemudahan karena layanan administrasi dapat diakses kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan. Langkah ini sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih praktis dan modern.
Tidak hanya mempercepat birokrasi, sistem digital tersebut juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah. Informasi mengenai program, pelayanan, hingga kebijakan pemerintah kini dapat diakses lebih terbuka oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kerinci menilai pemanfaatan teknologi digital sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang adaptif di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Momentum Hari Telekomunikasi 2026
Transformasi digital di Kabupaten Kerinci juga diperkuat melalui momentum Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia 2026. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Jalur Kehidupan Digital: Memperkuat Ketangguhan di Dunia yang Terkoneksi.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya teknologi telekomunikasi sebagai fondasi utama pelayanan publik modern. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan infrastruktur digital serta peningkatan literasi teknologi masyarakat.
“Transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat pelayanan publik,” tambahnya.
Saat ini, digitalisasi mulai diterapkan di berbagai sektor di Kabupaten Kerinci. Mulai dari administrasi pemerintahan, pelayanan informasi publik, pendidikan, hingga promosi potensi wisata daerah.
Pemkab Kerinci Perkuat Kemitraan dengan Media
Selain fokus pada transformasi digital pelayanan publik, Diskominfo Kabupaten Kerinci juga memperkuat keterbukaan informasi melalui kemitraan bersama insan pers.
Pemerintah daerah kini memberikan ruang lebih luas kepada wartawan untuk mengikuti langsung kegiatan pemerintah di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih aktual, faktual, dan terpercaya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja jurnalistik di daerah, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga meningkatkan standar satuan anggaran publikasi media online resmi dari Rp100 ribu menjadi Rp200 ribu per berita.
“Kami berharap wartawan dapat terus bekerja secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tutup Yuldi Candra.(Merliyah)







