Iklan muba

Baznas Agam Salurkan Rp410 Juta untuk 151 Mustahik, Perkuat Bantuan Sosial hingga Korban Bencana

More articles

Lubuk Basung – Komitmen membantu masyarakat kurang mampu terus ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam. Sepanjang Mei 2026, Baznas Agam menyalurkan zakat sebesar Rp410 juta kepada 151 mustahik yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Agam.

Penyaluran zakat dilakukan secara bertahap di dua lokasi berbeda sebagai bentuk pemerataan bantuan bagi masyarakat penerima manfaat.

Tahap kedua penyaluran berlangsung di Masjid Nurul Falah Padang Baru, Lubuk Basung, Senin (18/5/2026), dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Agam, Dandi Pribadi, Ketua Baznas Agam beserta jajaran, perwakilan Dinas Sosial, Kementerian Agama, LKKS, unsur Kesra, hingga organisasi masyarakat keagamaan.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Agam, Isman Imran menjelaskan, penyaluran tahap pertama telah dilakukan pada 13 Mei 2026 di Musala Kantor Pelayanan Terpadu Belakang Balok.

Pada tahap tersebut, zakat senilai lebih dari Rp205 juta disalurkan kepada 82 mustahik dari 10 kecamatan.

Sementara itu, tahap kedua yang digelar pada Senin (18/5) menyalurkan lebih dari Rp204 juta kepada 69 mustahik dari enam kecamatan lainnya.

“Kita di Baznas selaku pengelola zakat bertanggung jawab mendistribusikan zakat yang dihimpun kepada mustahik secara tepat sasaran,” ujar Isman Imran.

Penyaluran Sesuai Prosedur dan Syariat

Isman menegaskan, tidak seluruh permohonan bantuan yang diajukan masyarakat dapat langsung diakomodasi. Menurutnya, penyaluran zakat harus melalui proses verifikasi serta tetap berpedoman pada ketentuan syariat Islam agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Ia mengungkapkan, sejak Januari hingga Mei 2026, Baznas Agam telah menyalurkan zakat mencapai lebih dari Rp4,6 miliar kepada 8.833 mustahik.

Kelompok penerima manfaat didominasi kalangan pelajar dan masyarakat yang membutuhkan dukungan pendidikan, selain bantuan sosial lainnya.

Tidak hanya itu, Baznas Agam juga aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah di Kabupaten Agam. Bahkan, hampir Rp2 miliar dana bantuan telah dikucurkan untuk penanganan kebencanaan.

“Jadi, isu yang berkembang bahwa tidak ada bantuan bagi korban bencana itu tidak benar. Kita selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

Pemkab Agam Pastikan Bantuan Korban Bencana Tetap Mengalir

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Agam, Dandi Pribadi, yang turut menyerahkan zakat secara simbolis juga menepis kabar yang menyebut korban bencana tidak mendapat perhatian.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Agam bersama Baznas terus berupaya memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga terdampak musibah.

“Bantuan untuk korban bencana tetap disalurkan. Pemerintah daerah bersama Baznas terus hadir dan peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Dandi juga mengajak para penerima manfaat agar menggunakan bantuan zakat sesuai kebutuhan serta tujuan pengajuan sebelumnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Ia berharap zakat yang diterima tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat, tetapi juga membawa keberkahan bagi penerima maupun para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas Agam.

“Semoga zakat yang diterima ini bermanfaat dan berkah, baik bagi penerima maupun pemberi,” tutupnya.

Daji

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest