Agam – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam kembali menyalurkan dana zakat insidentil melalui program unggulan Agam Cerdas. Kali ini, bantuan diberikan kepada Nanda, mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) warga Kecamatan Matur, guna membantu meringankan biaya pengurusan dan pembuatan skripsi yang sedang diselesaikannya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam acara resmi yang berlangsung di Kabupaten Agam, Rabu (19/5/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baznas Agam dalam menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran, khususnya untuk mendukung sektor pendidikan. Program Agam Cerdas dirancang untuk membantu putra-putri daerah yang berpotensi namun menghadapi kendala biaya dalam menempuh pendidikan hingga tahap akhir, termasuk penyusunan tugas akhir atau skripsi.
Dalam momen tersebut, Nanda hadir menerima bantuan tersebut secara langsung. Sebagai mahasiswa yang kini sedang berada di tahap akhir studi, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan ini. Biaya yang ia butuhkan untuk proses administrasi, penelitian, hingga pencetakan dan penyusunan skripsi menjadi beban yang cukup berat, sehingga bantuan zakat ini menjadi solusi yang sangat berarti baginya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas Agam atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini akan langsung saya gunakan untuk keperluan penyelesaian skripsi saya. Harapan saya, dukungan ini bisa menjadi semangat agar saya bisa segera menyelesaikan studi dan mengabdi bagi masyarakat, khususnya di daerah asal saya, Kecamatan Matur,” ungkap Nanda dengan penuh rasa syukur.
Ketua Baznas Kabupaten Agam H Isman Imran menyampaikan bahwa keberadaan program ini bertujuan memastikan tidak ada mahasiswa asal Agam yang terhenti atau terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan biaya. Pihaknya melihat kebutuhan biaya penyusunan skripsi sering kali menjadi beban tambahan bagi mahasiswa dan keluarga, sehingga hal ini menjadi prioritas penyaluran bantuan.
“Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Kami berkomitmen memastikan dana zakat yang dikelola dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk mendukung mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan studi. Nanda adalah salah satu contoh putra daerah yang berpotensi, dan kami berharap bantuan ini bisa meringankan bebannya hingga lulus nanti,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pejabat, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Penyaluran ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Agam berjalan amanah, transparan, dan tepat guna, memberikan dampak positif nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah. Ke depannya, Baznas Agam berencana terus memperluas jangkauan program serupa agar semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang terbantu meraih cita-cita pendidikan mereka.
Daji



















