Iklan muba

Ketua PKK Muba dan Dikbud Apresiasi Konsistensi SMPN 2 Sekayu Cetak Generasi Unggul

More articles

SEKAYU, MUBA – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti pelepasan siswa-siswi Kelas IX SMP Negeri 2 Sekayu Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung meriah di Opproom Pemkab Muba, Rabu (20/5/2026). Tangis haru orang tua, senyum bangga para guru, hingga semangat para siswa mewarnai momen istimewa pelepasan 202 alumni yang siap membuka lembaran baru menuju masa depan.

Mengusung tema “Bentang Cakrawala: Menenun Kenangan, Menjemput Masa Depan”, kegiatan tasyakuran tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi penanda lahirnya generasi muda yang dipersiapkan melangkah ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan mimpi dan harapan besar.

Bupati Musi Banyuasin, HM Toha, yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Yayan, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangga atas keberhasilan para siswa menuntaskan pendidikan dengan baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Patimah Toha, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Muba, Liliyani Abdur Rohman, serta Ketua DWP Muba, Fatimah Syafaruddin, yang turut memberi dukungan dan semangat kepada para lulusan.

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama kemajuan daerah sekaligus investasi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia unggul.

“Pendidikan merupakan tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan yang baik akan lahir sumber daya manusia yang andal untuk mendukung pembangunan. Karena itu, saya memberikan apresiasi kepada SMP Negeri 2 Sekayu beserta seluruh guru yang terus konsisten meningkatkan mutu pendidikan berkualitas demi mewujudkan masyarakat Muba yang cerdas dan maju,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan para siswa hingga lulus bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, kesabaran para guru, serta doa dan dukungan orang tua yang tidak pernah putus.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu guru serta wali murid yang telah mendampingi dan membimbing anak-anak dengan penuh kesungguhan. Semoga semua jerih payah itu menjadi bagian dari kesuksesan anak-anak kita di masa depan,” ujarnya.

Tak lupa, Yayan berpesan kepada seluruh lulusan agar terus berani bermimpi besar, menjaga nama baik almamater, serta menjadikan pendidikan sebagai jalan menuju kesuksesan.

“Ukirlah prestasi dan teruslah mengejar cita-cita. Kesuksesan kalian nantinya bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga akan berdampak positif bagi Kabupaten Muba. Selamat atas kelulusan ini, terus semangat menjemput masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Sekayu, Marwiyah, mengungkapkan bahwa sekolah yang berdiri sejak 1980 tersebut kini telah berhasil meluluskan angkatan ke-47, sebuah perjalanan panjang yang penuh dedikasi dalam mencetak generasi unggul.

Dengan penuh rasa bangga, ia menyampaikan bahwa para siswa selama ini telah menorehkan berbagai prestasi akademik maupun non-akademik yang turut mengharumkan nama sekolah.

“Hari ini kami mengembalikan anak-anak kepada bapak dan ibu wali murid. Terima kasih telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami. Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal menuju perjalanan yang lebih tinggi,” katanya.

Dalam suasana penuh emosional, Marwiyah juga menitipkan pesan mendalam kepada para siswa agar tetap membawa nama baik sekolah ke mana pun mereka melangkah.

“Anak-anak hebat, hari ini kalian menutup satu bab perjalanan. Terima kasih sudah berjuang, belajar, dan tumbuh bersama kami. Bawalah nama baik SMP Negeri 2 Sekayu ke mana pun kalian pergi. Kami bangga atas kelulusan kalian dan menunggu cerita sukses kalian di masa mendatang,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Marwiyah menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan berlangsung, sekaligus melepas para siswa dengan doa terbaik.

“Dengan penuh bangga dan haru, kami melepas 202 alumni SMP Negeri 2 Sekayu. Semoga langkah kalian semakin luas membentang cakrawala masa depan,” tandasnya.

Momentum pelepasan ini pun menjadi lebih dari sekadar perpisahan. Ia menjelma menjadi ruang harapan—tempat para siswa meninggalkan jejak kenangan, sekaligus menyiapkan langkah untuk menjemput mimpi di masa depan.

Herlan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest