PURBALINGGA — Riuh suara mesin molen yang selama beberapa pekan terakhir terdengar di Desa Krangean kini perlahan menghilang. Tidak ada lagi kesibukan warga dan Satgas TMMD yang berjibaku mengangkut material maupun menyelesaikan pembangunan di berbagai titik desa.
Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga , suasana Desa Krangean kembali tenang. Udara sejuk dan suasana asri desa terasa kembali seperti semula, namun dengan wajah yang berbeda. Jalan yang dulu rusak kini tampak lebih rata dan mulus, sementara sejumlah pembangunan lainnya juga telah selesai dikerjakan.
Di sisa waktu pelaksanaan TMMD, warga bersama Satgas masih terlihat kompak membersihkan sisa-sisa material pembangunan. Kebersamaan yang terjalin selama program berlangsung terasa begitu hangat hingga penghujung kegiatan.
Salah satu warga Desa Krangean, Suprihatin, mengaku bersyukur atas pembangunan yang kini bisa dirasakan masyarakat. Ia mengatakan jalan di desanya kini jauh lebih nyaman dilalui dibanding sebelumnya.
“Sekarang jalannya sudah bagus dan mulus. Kami senang sekali karena akhirnya pembangunan yang diharapkan warga bisa terwujud,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik akan sangat membantu aktivitas warga sehari-hari, terutama untuk akses transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD dan seluruh pihak yang telah membantu pembangunan di Desa Krangean.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu desa kami. Semoga apa yang sudah dibangun bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Program TMMD di Desa Krangean bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan cerita tentang semangat gotong royong dan kebersamaan antara warga dan Satgas selama proses pembangunan berlangsung.
(Scm)



















