Banner

Camat Jangkar Gencarkan Budaya Antikorupsi, Seluruh Staf Kecamatan Ikuti Sosialisasi Pencegahan Korupsi

More articles

Situbondo, investigasi.news – Pemerintah Kecamatan Jangkar terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Antikorupsi bagi perangkat daerah yang digelar di Pendopo Kecamatan Jangkar, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Jangkar, Lina Yuriyana Soeherman, S.H., M.Si., sebagai tindak lanjut atas surat edaran Sekretaris Daerah yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai antikorupsi di lingkungan kerja masing-masing.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun budaya integritas serta meningkatkan kesadaran aparatur sipil negara terhadap pentingnya pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Lina Yuriyana Soeherman menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari lingkungan kerja terkecil, termasuk di tingkat kecamatan.

Menurutnya, setiap aparatur memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

Ia menyampaikan bahwa integritas merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pegawai diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan narasumber dari Polsek Jangkar yang memberikan pemahaman terkait berbagai bentuk tindak pidana korupsi, faktor penyebab terjadinya korupsi, serta langkah-langkah pencegahannya.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa korupsi tidak hanya berkaitan dengan penyalahgunaan anggaran dalam jumlah besar, tetapi juga dapat terjadi melalui tindakan-tindakan kecil yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan negara.

Peserta juga diberikan penjelasan mengenai ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana korupsi serta konsekuensi yang dapat diterima oleh pelaku, baik berupa sanksi pidana maupun sanksi administratif.

Selain itu, narasumber mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

Seluruh jajaran staf Kecamatan Jangkar hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Mereka mengikuti sosialisasi dengan antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan.

Kegiatan berlangsung interaktif. Sejumlah peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk mengajukan pertanyaan terkait potensi pelanggaran yang dapat terjadi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai batasan-batasan yang harus diperhatikan agar tidak terjerumus dalam tindakan yang mengarah pada praktik korupsi.

Camat Jangkar berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan.

Menurutnya, pencegahan yang dilakukan melalui edukasi dan penguatan pemahaman akan lebih efektif dalam membangun lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Dengan meningkatnya pemahaman aparatur mengenai bahaya korupsi, diharapkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Jangkar dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Jangkar berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program penguatan integritas aparatur sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, seluruh jajaran Kecamatan Jangkar diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab demi terwujudnya pemerintahan yang bersih serta terpercaya di mata masyarakat.

(Agus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest