Banner

Wujud Nyata Polri Peduli, Polres Pidie Jaya Bedah Rumah Warga Kurang Mampu hingga Layak Huni

More articles

 

Pidie Jaya | Investigasi.News – Senyum bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Fonna (57), warga Gampong Peulandok Teungoh, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh dan tidak layak huni, kini ia bersama suami dan empat anaknya akhirnya dapat menempati rumah yang telah direhabilitasi oleh Polres Pidie Jaya.

Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026.

Sebelumnya, kondisi rumah yang ditempati keluarga Fonna sangat memprihatinkan. Bangunan peninggalan almarhum neneknya itu telah lapuk dimakan usia. Dinding dan atap rusak, plafon nyaris ambruk, serta tidak memiliki kamar mandi, sanitasi, maupun kamar tidur yang layak.

Kini kondisi tersebut berubah drastis. Berkat kepedulian Polres Pidie Jaya, rumah tersebut telah direhabilitasi secara menyeluruh sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarga Fonna.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Paisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., yang meninjau langsung proses pengerjaan rumah pada Selasa (23/6/2026), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Program ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Rumah Ibu Fonna kami rehabilitasi secara menyeluruh, mulai dari perbaikan dinding, atap, plafon, lantai hingga pembangunan kamar mandi,” ujar Kapolres.

Menurutnya, proses rehabilitasi telah berlangsung lebih dari satu minggu dan ditargetkan rampung sebelum peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang agar keluarga Fonna dapat segera menempatinya dengan nyaman.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Fonna mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Pidie Jaya. Impiannya selama puluhan tahun untuk memiliki rumah sederhana yang layak huni akhirnya terwujud.

“Alhamdulillah, saya sangat bahagia. Selama ini saya hanya berharap bisa memiliki rumah yang layak, ada kamar mandi dan kamar tidur yang nyaman untuk keluarga. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran yang telah membantu kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada media yang telah memberitakan kondisi keluarganya sehingga mendapat perhatian dari berbagai pihak.

“Terima kasih kepada media yang telah menyuarakan kondisi kami selama ini. Semoga semua kebaikan yang diberikan kepada keluarga kami mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,” tuturnya.

Rumah Sebelum direhap

Sebagaimana diketahui, keluarga Fonna telah menempati rumah hibah dari almarhum neneknya selama sekitar 25 tahun. Selama itu pula mereka hidup dalam keterbatasan dengan kondisi rumah yang jauh dari kata layak. Bahkan untuk kebutuhan mandi dan sanitasi, mereka terpaksa memanfaatkan fasilitas milik masjid di sekitar tempat tinggalnya.

Kini, harapan yang selama ini hanya menjadi angan telah berubah menjadi kenyataan. Rumah sederhana yang berdiri kokoh tersebut bukan sekadar tempat berteduh, melainkan simbol kepedulian dan hadirnya negara melalui institusi Polri bagi masyarakat yang membutuhkan.

(Herry) 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest