Banner

Kapolres Pidie Jaya Wujudkan Impian Nasruddin Setelah 25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot

More articles

Pidie Jaya | Investigasi.News – Senyum bahagia bercampur haru terpancar dari wajah Nasruddin dan istrinya, Fonna, saat menerima kunci rumah layak huni dari Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Paisal Pasaribu, SH, SIK, MH, Kamis (2/7/2026). Momen penuh emosional itu menjadi titik balik kehidupan pasangan suami istri yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan.

Penyerahan rumah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti sosial memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Rumah layak huni itu diserahkan langsung kepada Nasruddin di Desa Peulandok Teungoh, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya.

Sebelumnya, kisah kehidupan Nasruddin bersama istrinya sempat menjadi sorotan. Selama kurang lebih 25 tahun, pasangan ini menempati rumah peninggalan almarhum neneknya yang kondisinya sudah lapuk dimakan usia. Atap bocor, dinding rapuh, serta tidak memiliki kamar mandi maupun fasilitas sanitasi yang memadai membuat rumah tersebut lebih menyerupai gubuk daripada sebuah hunian yang layak.

Setelah kondisi memprihatinkan itu diberitakan oleh Investigasi.News, perhatian berbagai pihak pun mengalir. Salah satunya datang dari Kapolres Pidie Jaya yang langsung merespons dengan menjadikan rumah Nasruddin sebagai sasaran program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Kini, rumah yang dulunya nyaris roboh telah berubah menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, dan sehat bagi keluarga kecil tersebut.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Paisal Pasaribu, mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Bedah rumah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat. Ini adalah wujud perhatian dan kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres yang dikenal dekat dengan masyarakat itu juga mengajak semua pihak untuk terus menebarkan kebaikan.

“Teruslah berbuat baik selagi masih ada kesempatan dan kemampuan, karena setiap kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita pada waktu yang tidak pernah kita sangka,” pesannya.

Sementara itu, Nasruddin tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Pidie Jaya yang telah mengubah kondisi tempat tinggal keluarganya.

“Terima kasih, Bapak Kapolres, atas bantuan ini. Kami sangat bahagia. Sekarang kami tidak lagi kebasahan saat hujan dan tidak perlu lagi pergi ke tempat lain hanya untuk mendapatkan air, karena semuanya sudah dibangun di rumah kami,” ucap Nasruddin dengan polos.

Program bedah rumah tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara media, masyarakat, dan kepolisian mampu menghadirkan perubahan nyata bagi warga yang membutuhkan. Di balik peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tersimpan kisah kemanusiaan yang mengajarkan bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat menghadirkan harapan baru bagi sesama.

(Herry)

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest