Pulang Pisau– Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, secara resmi membuka Lomba Besei Kambe dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau di Dermaga Taman Sumbu Kurung, Kamis (9/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajakan kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Tengah.
Ratusan warga memadati kawasan Dermaga Taman Sumbu Kurung untuk menyaksikan pembukaan salah satu olahraga tradisional khas Kalimantan Tengah tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan, diiringi sorak sorai para pendukung yang menambah semarak suasana dan menjadikan perlombaan bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga pesta rakyat yang mempererat tali silaturahmi.
Dalam sambutannya, Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa penyelenggaraan Lomba Besei Kambe merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya memiliki nilai hiburan, tetapi juga mengandung filosofi kebersamaan, kerja sama, sportivitas, dan semangat gotong royong yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai dan melestarikan budaya lokal. Besei Kambe bukan hanya olahraga tradisional, tetapi juga simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong yang harus terus dijaga,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Ia mengatakan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau hendaknya tidak dimaknai sebagai seremoni semata, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya yang diwariskan para leluhur.
Menurutnya, kekayaan budaya lokal merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi pelestarian berbagai tradisi dan olahraga tradisional agar tetap dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi penerus.
Tahun ini, Lomba Besei Kambe diikuti sebanyak 21 tim yang terdiri atas 15 tim putra dan enam tim putri. Para peserta berasal dari berbagai kecamatan, instansi pemerintah, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pulang Pisau. Seluruh tim tampil dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.
Ahmad Jayadikarta juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, peserta, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan berbagai agenda daerah tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama menjaga semangat persatuan dan kebersamaan.
Ia berharap Lomba Besei Kambe dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang, tidak hanya sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Kabupaten Pulang Pisau kepada masyarakat luas.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat, membangun solidaritas, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.
Usai membuka kegiatan secara resmi, Wakil Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta tamu undangan menyaksikan pertandingan perdana. Riuh tepuk tangan dan sorak dukungan dari masyarakat mengiringi setiap tim yang berlaga, menciptakan suasana penuh semangat, kekeluargaan, dan kegembiraan di kawasan Dermaga Taman Sumbu Kurung.
Melalui penyelenggaraan Lomba Besei Kambe, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap nilai-nilai budaya, sportivitas, persaudaraan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai fondasi dalam mewujudkan Pulang Pisau yang maju, berbudaya, dan semakin sejahtera di usia ke-24 tahun.
Zulmi



