Pulang Pisau, investigasi.news – Setelah sepekan menjadi pusat perhatian masyarakat dan menghadirkan semarak pembangunan, ekonomi kreatif, serta kekayaan budaya nusantara, rangkaian Handep Hapakat Fair 2026 resmi ditutup. Penutupan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau itu dipimpin langsung oleh Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, di Kompleks Stadion H.M. Sanusi Pulang Pisau, Minggu malam (12/7/2026).
Momen penutupan berlangsung meriah melalui pagelaran Malam Seni Budaya Nusaphoria yang menampilkan beragam pertunjukan seni dari berbagai etnis, sekaligus menjadi simbol kuat kebersamaan dan keberagaman masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam sambutannya, Bupati H. Ahmad Rifa’i menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, peserta pameran, komunitas seni, serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan Handep Hapakat Fair 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.
Selama berlangsung pada 5 hingga 12 Juli 2026, Handep Hapakat Fair menghadirkan berbagai agenda yang mendapat sambutan antusias masyarakat. Mulai dari pameran pembangunan yang menampilkan capaian pemerintah daerah, bazar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga hiburan rakyat yang melibatkan berbagai komunitas seni budaya.
Tak hanya itu, panggung budaya juga menjadi daya tarik tersendiri melalui penampilan paguyuban dari berbagai daerah dan etnis, seperti Dayak, Jawa, Batak, Banjar, Bali, serta sejumlah komunitas budaya lainnya. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama masyarakat Pulang Pisau.
Melalui penyelenggaraan Handep Hapakat Fair, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap sektor ekonomi kreatif, khususnya UMKM lokal, semakin berkembang dan mampu meningkatkan daya saing produk daerah. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Dengan ditutupnya Handep Hapakat Fair 2026, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau resmi berakhir. Namun, semangat
kolaborasi, gotong royong, dan pelestarian budaya yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi energi bagi pembangunan Kabupaten Pulang Pisau ke depan.
Zulmi



