OKI – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di Desa Srijaya Baru, Blok D, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Seorang warga, Dedi Prasetia, secara sukarela mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp3.000.000 untuk memperbaiki jembatan yang mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Perbaikan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat. Kondisi badan jembatan yang mengalami kerusakan cukup serius dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan jika tidak segera ditangani.
Sebelum pekerjaan dimulai, Dedi Prasetia telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Srijaya Baru. Langkah tersebut dilakukan agar proses perbaikan berjalan sesuai kesepakatan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga fasilitas umum.

Proses pengerjaan perbaikan berlangsung dengan pendampingan langsung Kepala Desa Srijaya Baru, Anton Surapto. Kehadiran kepala desa di lokasi menjadi wujud komitmen pemerintah desa dalam mendukung inisiatif masyarakat yang peduli terhadap kepentingan bersama, sekaligus memastikan pekerjaan dilakukan dengan baik.
Perbaikan difokuskan pada bagian badan jembatan yang mengalami kerusakan. Beton yang pecah dan memperlihatkan tulangan besi diperbaiki melalui proses pengecoran ulang agar konstruksi jembatan kembali kuat dan aman dilalui kendaraan maupun masyarakat yang setiap hari melintas.
Kepala Desa Srijaya Baru, Anton Surapto, mengapresiasi langkah yang diambil Dedi Prasetia. Menurutnya, kepedulian seperti ini menjadi contoh positif bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga dapat terwujud melalui semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.
Sementara itu, aksi sosial yang dilakukan Dedi Prasetia mendapat sambutan positif dari warga. Mereka menilai kontribusi tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas ekonomi yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Dengan anggaran swadaya sebesar Rp3.000.000, perbaikan jembatan di Blok D diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
Suprene



