Pidie Jaya, investigasi.news – Suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Pidie Jaya saat prosesi pelepasan AKBP H. Ahmad Paisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H. yang mendapat amanah tugas baru. Di bawah terik matahari, ratusan personel Polres Pidie Jaya berdiri berjajar rapi mengikuti apel perpisahan sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin yang telah mengabdi selama dua tahun tujuh hari di Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (17/7/2026).
Momentum perpisahan itu bukan sekadar seremoni pergantian pimpinan. Suasana emosional begitu terasa ketika satu per satu personel menyalami mantan Kapolres yang selama ini dikenal dekat dengan anggotanya. Tetesan air mata pun tak terbendung, menjadi saksi eratnya ikatan kebersamaan yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya.

Dalam apel perpisahan yang turut didampingi Kapolres Pidie Jaya yang baru, AKBP Tendri Wardi, AKBP Ahmad Paisal Pasaribu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh personel atas dukungan yang telah diberikan selama dirinya memimpin Polres Pidie Jaya.
Ia mengenang perjalanan pengabdiannya yang diwarnai berbagai agenda penting, mulai dari kegiatan tingkat kabupaten hingga event berskala nasional yang seluruhnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses. Menurutnya, seluruh capaian tersebut bukanlah hasil kerja seorang pemimpin semata, melainkan buah dari kekompakan dan soliditas seluruh personel.
“Selama dua tahun tujuh hari saya berada di tengah masyarakat dan keluarga besar Polres Pidie Jaya, mungkin ada sikap atau tindakan saya yang tanpa disengaja menyakiti hati rekan-rekan ataupun masih banyak kekurangan. Untuk itu saya memohon maaf dengan tulus. Sebaliknya, jika selama ini ada hal-hal yang dianggap membanggakan, itu bukan karena saya sendiri, melainkan karena kebersamaan dan kerja keras seluruh personel,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan pesan kepada seluruh anggota agar terus menjaga semangat pengabdian di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru. Menurutnya, kehadiran Polri harus benar-benar mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Apa yang sudah baik agar terus dipertahankan, yang masih kurang mari diperbaiki, dan yang tidak baik tinggalkan. Jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Pidie Jaya,” pesannya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Kontributor investigasi.news, prosesi salam perpisahan berlangsung dalam suasana yang sangat emosional. Banyak personel yang tampak tak kuasa menahan haru saat berjabat tangan dan memeluk mantan Kapolres yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang membangun kedekatan dengan anggotanya.

Tangis yang pecah di penghujung acara menjadi gambaran bahwa hubungan yang terjalin selama masa kepemimpinan AKBP Ahmad Paisal Pasaribu tidak hanya sebatas hubungan antara atasan dan bawahan, tetapi juga terbangun atas dasar rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan saling menghargai.
Kini, estafet kepemimpinan resmi beralih kepada AKBP Tendri Wardi. Harapan besar pun disematkan seluruh jajaran agar Polres Pidie Jaya terus meningkatkan profesionalisme, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(Herry)



