Jember, Investigasi.News – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui program unggulan Pro Gus’e Update, Pemkab Jember resmi mengumumkan pelaksanaan berbagai event rakyat sekaligus pemberian insentif berupa kemudahan pengurusan dan pembebasan denda pajak daerah.
Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa momentum menyambut hari kemerdekaan ini harus dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tidak hanya kemeriahan perayaan, pemerintah juga fokus pada peningkatan kesejahteraan dan meringankan beban finansial warga melalui sektor perpajakan.
Melalui kawalan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Gus Fawait mengumumkan kebijakan strategis berupa pembebasan sanksi administratif atau denda keterlambatan bayar untuk berbagai jenis pajak daerah.
Kebijakan ini menjadi kesempatan emas bagi warga Jember untuk melunasi tunggakan tanpa dibayangi akumulasi denda yang besar.
Adapun jenis pajak yang mendapatkan pembebasan sanksi meliputi:
1. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2)
2. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
3. Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) (termasuk pajak makanan, minuman, hotel, parkir, kesenian, dan hiburan)
4. Pajak Reklame dan Pajak Air Tanah
Selain memberikan kemudahan perpajakan, dalam acara Pro Gus’e Update, Bupati juga memberikan informasi terkait berbagai event yang akan di adakan selama bulan Juli-Agustus.
Berikut adalah agenda kegiatan Pemkab Jember yang telah dirilis:
1. 24–26 Juli 2026: Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-24 di Alun-Alun Jember dengan tema utama “HEAL” (Humanity, Earth, and Life).
2. 31 Juli – 1 Agustus 2026: JKCI (Jember Kota Cerutu Indonesia) Festival di Pantai Watu Ulo.
3. 16–17 Agustus 2026: Upacara dan Ceremony Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
4. 27 Agustus 2026: Jember Job Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo.
Bupati Gus Fawait menekankan bahwa event-event ini bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen penting untuk melibatkan UMKM, menyerap tenaga kerja lokal, dan menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
“Di bulan Juli dan Agustus ini, kami ingin memastikan roda ekonomi bergerak cepat dan masyarakat Jember merasakan kehadiran penuh dari pemerintahnya,” pungkas Gus Fawait.



