Kabupaten Semarang – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil. Di balik kesibukan anggota Satgas TMMD yang setiap hari bergelut dengan pekerjaan fisik demi mempercepat pembangunan desa, tersimpan kisah haru tentang kerinduan seorang ayah kepada anak yang ditinggalkannya di kampung halaman.
Salah seorang anggota Satgas TMMD, Kopda Ridwan, mengaku harus rela berpisah sementara dengan keluarga demi menjalankan tugas negara. Jarak dan padatnya aktivitas membuatnya belum dapat bertemu dengan buah hati yang selalu dirindukannya. Namun, kerinduan tersebut sedikit terobati saat ia berinteraksi dengan balita-balita yang tinggal di Desa Cukil, Jumat (18/7/2026).
Kepolosan, tawa riang, dan tingkah lucu anak-anak desa menjadi hiburan tersendiri bagi para prajurit. Hampir setiap waktu istirahat, beberapa balita tampak menghampiri anggota Satgas yang sedang bekerja. Mereka tidak canggung untuk menyapa, bermain, bahkan meminta digendong oleh para prajurit. Momen sederhana tersebut menghadirkan senyum tulus di wajah para anggota Satgas.
Menurut Kopda Ridwan, kehadiran anak-anak di lokasi TMMD menjadi penyemangat tersendiri. Saat menggendong salah seorang balita, pikirannya seolah melayang kepada anaknya di rumah yang usianya tidak jauh berbeda. Rasa lelah setelah bekerja seharian pun seakan sirna ketika mendengar tawa ceria anak-anak yang bermain di sekitar lokasi kegiatan.
Kedekatan antara Satgas TMMD dan masyarakat memang menjadi salah satu tujuan utama pelaksanaan program TMMD. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat antara TNI dan masyarakat. Kehangatan yang terjalin melalui interaksi sederhana tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara dalam setiap pelaksanaan TMMD.
Warga Desa Cukil pun menyambut baik kehadiran para prajurit. Mereka merasa anak-anak menjadi lebih akrab dengan anggota Satgas yang dikenal ramah dan penuh kasih sayang. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa manfaat berupa pembangunan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kedekatan, serta kebersamaan yang semakin erat.
Bagi anggota Satgas, setiap senyum dan tawa balita Desa Cukil menjadi pengobat rindu kepada keluarga yang menunggu di rumah. Meski hanya sementara, momen kebersamaan itu menjadi kenangan berharga selama menjalankan tugas pengabdian. Semangat untuk menyelesaikan seluruh sasaran TMMD pun semakin bertambah, dengan harapan hasil pembangunan nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Cukil sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Scm



