MEDAN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK se-Sumatera Utara yang digelar pada 21–23 Juli 2026 di Hotel Grand City Hall, Medan.
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Tim Penggerak PKK dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah dan Kesejahteraan Keluarga” tersebut diikuti oleh seluruh Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumatera Utara beserta jajaran pengurus.
Bimtek dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, dan turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Titiek Sugiharti Surya, serta para staf ahli, sekretaris, dan ketua kelompok kerja (Pokja) TP PKK kabupaten/kota se-Sumut.
Dalam sambutannya, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyampaikan bahwa Bimtek menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di daerah masing-masing.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menyamakan persepsi seluruh jajaran TP PKK dalam menindaklanjuti hasil Rakernas X PKK serta memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK hingga ke tingkat dasa wisma,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kahiyang Ayu juga memperkenalkan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA), aplikasi digital yang dikembangkan TP PKK Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem kerja paperless mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga desa dan kelurahan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Kehadirannya menjadi wujud komitmen TP PKK Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di daerah.
Berbagai materi strategis disampaikan dalam Bimtek tersebut, di antaranya kebijakan dalam mendukung program PKK dan tata kelola kelembagaan, dukungan kebijakan Kementerian Dalam Negeri terhadap program PKK, penguatan program sekretariat dan Pokja sebagai tindak lanjut Rakernas X PKK, serta penguatan sinergi dalam pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Posyandu untuk mendukung transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Asahan diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan strategi yang diperoleh untuk memperkuat pembinaan kader hingga tingkat dasa wisma, meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan program prioritas pemerintah di Kabupaten Asahan. Sidabutar




