Banner iklan

Dugaan Buah Berulat pada Menu MBG Viral, Warga Minta Kepala BGN RI Evaluasi dan Tutup SPPG 3 Lahusa

More articles

Nias Selatan – Sebuah akun Facebook bernama Huwunibaene yang diduga milik Kepala Sekolah SMAN 1 Lahusa mengunggah sebuah video berdurasi sekira 0.07 detik pada hari Jumat, 07/08/2026, sekira pukul 14.00 WIB.

Menyertai video tersebut, akun Huwunibaene menuliskan narasi kesal terkait menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan di sekolah yang dia pimpin.

“Makanan MBG semakin parah,
Buah berulat-ulat, busuk, basi sehingga anak2 malas utk makan.
Setelah dimasuk di medsos, para SPP merasa ALERGI sampai mendatangi anak sekolah perempuan di kos kira2 jam 10 malam.”

Lanjutnya menulis, “Pagi ini sy hub. bos dan saya menyampaikan masalh itu kemarin, namun bkn memberikan ato meminta solusi, justru kami pihak penerima di Salahkan, Kenapa Tdk Dilaporkan Ke Kantor…..?

Dasar kau tak punya otak, kau yg bertanggung jawab di makanan itu.” Tulisnya.

Selain tulisannya, juga video yang diunggahnya terdengar suara yang menyatakan MBG berulat.

“MBG berulat, Guys…”

Untuk memastikan kejadian tersebut, wartawan media ini mencoba mengonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Lahusa, Huwuni Baene, melalui telepon selulernya oleh salah satu mewakili wartawan (7/8), membenarkan bahwa ada menu MBG di sekolahnya yang berulat dan basi.

“Benar, itu kemaren dan itu hanya kesalahpahaman, mereka sudah dua kali datang ke sini minta maaf, mereka ada 3 orang dari pegawai dan sudah minta maaf,” tutur Kepala Sekolah.

Sementara hasil konfirmasi kepada Korwil SPPG Nias Selatan, Dominikus Wehalo, melalui WhatsApp-nya menyampaikan bahwa pihaknya belum memastikan postingan tersebut menu MBG dari SPPG di wilayah mana.

“Terkait pemberitaan ini, kami masih belum bisa pastikan apakah menu yang bapak kirimkan di salah satu postingan ini adalah menu dari SPPG di wilayah mana, akan kami telusuri terlebih dahulu.

“Kami pastikan seluruh pelayanan dari SPPG, khususnya di wilayah Nias Selatan, dilaksanakan semaksimal mungkin sesuai dengan SOP yang ada, adapun temuan atau kendala di lapangan, secara pribadi kami mohon maaf dari pelayanan kami dan akan kami evaluasi setiap temuan yang ada,” jawabnya membalas.

Diketahui bahwa program MBG merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk mencerdaskan anak bangsa, tapi sayang masih ada Dapur MBG yang diduga nakal bekerja asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas menu sesuai SOP standar BGN.

Di tempat yang berbeda, sejumlah warga menyoroti kasus Menu MBG ini dengan serius dan berharap kepada Kepala BGN RI agar segera melakukan investigasi dan evaluasi terhadap dugaan tersebut, dan bila ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional, warga berharap adanya tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku agar SPPG 3 Lahusa Polres Nias Selatan segera ditutup.

(abdul)

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest