Kotamobagu,Invetigasi.News—Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan kalangan perguruan tinggi di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Hal itu dilakukan melalui menerima audiensi dan silaturahmi bersama para ketua perguruan tinggi se-BMR yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Kotamobagu, Kamis (2/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait peningkatan mutu pendidikan sekaligus peluang kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di kawasan BMR.
Audiensi ini dinilai penting di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin membutuhkan SDM berkualitas, adaptif, dan memiliki kemampuan menghadapi perubahan. Perguruan tinggi tidak hanya dipandang sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menghasilkan gagasan, riset, inovasi, serta solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
Wali Kota Kotamobagu mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Kemajuan daerah juga sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang menjadi penggeraknya.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan didukung kajian akademis yang memadai.
Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada berbagai sektor, mulai dari peningkatan kapasitas mahasiswa, pengembangan penelitian dan kajian, penguatan inovasi, hingga pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Dengan keterlibatan perguruan tinggi, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh masukan dan rekomendasi berbasis data serta kajian ilmiah. Sebaliknya, perguruan tinggi juga memiliki ruang lebih luas untuk mengimplementasikan pengetahuan dan hasil penelitian dalam menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Wali Kota menilai perguruan tinggi di BMR memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan kawasan. Keberadaan berbagai institusi pendidikan tinggi di wilayah tersebut merupakan modal penting untuk mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi dan daya saing.
“Pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan perguruan tinggi harus membangun komunikasi serta kolaborasi yang kuat agar pendidikan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” demikian arah pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Selain membahas mutu pendidikan, audiensi juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Pemkot Kotamobagu dan perguruan tinggi di wilayah BMR. Komunikasi yang berkelanjutan dinilai penting agar pemerintah dan dunia akademik memiliki visi yang sama dalam menjawab tantangan pembangunan.
Kerja sama juga diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program pembangunan. Mahasiswa dapat menjadi bagian dari kegiatan penelitian, inovasi, pengabdian masyarakat maupun program pengembangan kapasitas yang dibutuhkan pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi. Hasil pembahasan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, serta masyarakat.(**)








