KOTAMOBAGU,Investigasi.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengerahkan armada pemadam kebakaran (Damkar) untuk membantu menangani kebakaran yang melanda Pasar Inobonto, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Minggu (2/8/2026).
Dua unit mobil Damkar bersama sejumlah personel dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kotamobagu diterjunkan ke lokasi setelah api dilaporkan membakar sejumlah bagian pasar sekitar pukul 14.30 WITA.
Kebakaran tersebut sempat membuat pedagang dan warga di sekitar pasar panik. Sejumlah kios dan puluhan lapak dilaporkan hangus terbakar. Meski menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar Kotamobagu langsung bergabung dengan tim pemadam kebakaran Kabupaten Bolmong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan aparat kepolisian.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus mencegah api merembet ke bagian lain kawasan pasar. Kolaborasi lintas instansi akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sebelum meluas ke area pasar lainnya.
Kehadiran armada Damkar Kotamobagu mendapat apresiasi dari warga dan pedagang yang terdampak. Mereka menilai respons cepat pemerintah daerah tetangga tersebut membantu mempercepat proses penanganan kebakaran.
“Terima kasih Pak Wali Kota Kotamobagu, khususnya para petugas Damkar yang sudah membantu memadamkan api di lokasi kebakaran,” ujar sejumlah warga di lokasi.
Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas Pemkot Kotamobagu terhadap daerah tetangga yang mengalami musibah. Sebelumnya, armada Damkar Kotamobagu juga dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Selain memadamkan api, petugas turut memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman selama proses penanganan berlangsung. Dukungan masyarakat Bolmong juga dinilai membantu kelancaran tugas petugas di lapangan.
Setelah api berhasil dikendalikan dan proses penanganan dinyatakan selesai, dua armada Damkar beserta personel Kotamobagu kembali ke markas. Mereka selanjutnya melanjutkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di wilayah Kotamobagu.
Respons tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antarpemerintah daerah dalam menghadapi bencana, khususnya ketika musibah membutuhkan dukungan personel dan peralatan secara cepat.(**)








