Kota Pariaman—Wali Kota Pariaman, Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi menerima kunjungan audiensi dari Institut Teknologi Padang (ITP) yang dipimpin oleh Wakil Rektor III, Firmansyah David di Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Selasa (1/9).
Wali Kota Pariaman, Yota Balad usai menerima kunjungan menjelaskan bahwa pertemuan ini diselenggarakan pihak ITP dalam rangka penjajakan kerja sama strategis guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat, khususnya melalui kemitraan Program Pascasarjana serta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Kami menyambut positif ruang kolaborasi yang ditawarkan ITP. Rencana kerja sama ini sangat relevan dan sejalan dengan program unggulan Pemko Pariaman, yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana. Sinergi bersama perguruan tinggi berkualitas seperti ITP akan menjadi dorongan kuat untuk memperluas kesempatan masyarakat maupun aparatur Pemko Pariaman dalam mengenyam pendidikan tinggi,” ujarnya.
Tidak jauh berbeda dengan Walikota Pariaman, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menegaskan pentingnya efektivitas pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan instansi.
“Diskusi ini menjadi fondasi penting agar kerja sama yang terbangun nantinya benar-benar konkret dan tepat sasaran. Kami berharap program pascasarjana maupun RPL ini dapat segera dirumuskan mekanisme teknisnya, sehingga mampu mempercepat pemenuhan kualifikasi SDM yang andal di lingkungan Pemko Pariaman,” ujar Mulyadi.
Sementara itu, Wakil Rektor III, Firmansyah David yang didampingi oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB, Herix Sonata dan Ketua Program Studi Teknik Sipil Pascasarjana, Leli Honesti menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui jalur pendidikan dan penguatan kompetensi SDM.
“Sebagai salah satu perguruan tinggi di Sumatera Barat, ITP terus membuka ruang kemitraan dengan pemerintah daerah. Melalui Program Pascasarjana dan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), kami ingin memberikan fleksibilitas serta kemudahan bagi aparatur maupun tenaga profesional untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan pengalaman kerja dan kebutuhan pengembangan karier mereka,” ungkapnya.
Audiensi ini menjadi langkah awal menuju penandatanganan kesepakatan resmi. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun kerangka kerja sama yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan penguatan kapasitas aparatur Kota Pariaman. (dewi lestari/Kamal)








