Pasaman – Mengantisasi dampak kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman, Wakil Bupati Pasaman H. Parulian turun langsung membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di sejumlah titik keramaian, seperti kawasan pasar dan ruas Jalan Sudirman. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat menurunnya kualitas udara, terutama penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Di sela kegiatan, H. Parulian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Ia meminta warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta mengurangi kegiatan di ruang terbuka apabila tidak mendesak.
“Kualitas udara saat ini menurun akibat kabut asap. Masker ini kami bagikan sebagai upaya perlindungan bagi masyarakat, terutama anak-anak dan lansia yang rentan mengalami gangguan pernapasan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperparah kondisi kabut asap,” ujarnya.
Selain pembagian masker, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran udara sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan guna melindungi kesehatan masyarakat.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, atau iritasi pada mata dan tenggorokan akibat paparan kabut asap. ( ris)











