Lubuk Basung — Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM., Dt. Tan Batuah, mengajak masyarakat menjadikan Alquran sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan ceramah agama pada Forum Dakwah Yasin tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Nurul Fallah, Lubuk Basung, Minggu (20/9).
Kegiatan yang diikuti ribuan anggota kelompok yasinan dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat itu berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan. Kabupaten Agam dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Dakwah Yasin yang telah memasuki pelaksanaan ke-51.
Ketua Forum Yasinan Sumatera Barat, Midarlen, mengatakan Forum Dakwah Yasin tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi anggota kelompok yasinan dari berbagai daerah.
Menurutnya, pelaksanaan forum secara bergilir di kabupaten dan kota se-Sumatera Barat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendorong masyarakat agar terus menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas antusiasme ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah. Ia menyambut para peserta sekaligus berharap kehadiran Forum Dakwah Yasin di Kabupaten Agam memberikan manfaat bagi penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Forum ini bukan sekadar pertemuan dan membaca Yasin bersama, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Dalam ceramahnya, Benni Warlis mengajak jamaah untuk tidak berhenti pada aktivitas membaca Alquran, tetapi juga berupaya memahami dan mengamalkan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai Alquran semestinya tercermin dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat. Dengan demikian, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi mampu memberikan pengaruh positif dalam membentuk pribadi dan lingkungan yang beriman, bertakwa serta berakhlak mulia.
“Yang terpenting bukan hanya membaca, tetapi bagaimana nilai-nilai Alquran dapat kita hayati dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kegiatan yasinan memberikan dampak nyata dalam membentuk masyarakat yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia,” katanya.
Bupati juga menilai keberadaan kelompok yasinan memiliki peran strategis dalam memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana pembinaan keagamaan, kelompok tersebut dapat menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat serta menghidupkan syiar Islam.
Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Forum Dakwah Yasin ke-51 sebagai momentum memperkokoh persatuan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan semangat dalam mengamalkan ajaran Islam.
“Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan, perkuat silaturahmi, serta jadikan Alquran sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
(Daji)












