Padang, Investigasi.News — Penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali dilakukan melalui pergantian pejabat strategis. Kapolda Sumbar melantik Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar dan Kombes Pol Didit Bambang Wibowo Saputra sebagai Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Sumbar.
Kukuh Priyo Taruno sebelumnya menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Banten. Ia menggantikan Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq yang mendapat penugasan baru sebagai Dirlantas Polda Lampung.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sumatera Barat.
Sebagai Dirlantas, Kukuh Priyo Taruno mengemban tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas di bidang lalu lintas, termasuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, pelantikan Didit Bambang Wibowo Saputra sebagai Kabidkum Polda Sumbar menempatkannya pada posisi yang berperan penting dalam memberikan dukungan hukum, pertimbangan hukum, serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kedua posisi tersebut memiliki fungsi strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Polda Sumbar, baik dalam pelayanan lalu lintas maupun penguatan aspek hukum di lingkungan institusi kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menjelaskan bahwa serah terima jabatan dan pelantikan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri yang berkaitan dengan pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja institusi.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas. Setiap pejabat yang diberikan amanah diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional, berintegritas, serta berpedoman pada ketentuan dan kebijakan institusi Polri,” ungkapnya.
Melalui pergantian pejabat tersebut, Polda Sumbar diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tugas di bidang lalu lintas dan hukum. Profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi aspek penting yang perlu terus dijaga dalam menjalankan amanah jabatan.
Pergantian kepemimpinan ini juga menjadi momentum untuk memastikan setiap bidang bekerja secara optimal, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
Dengan demikian, penyegaran organisasi tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan karier personel, tetapi juga diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Mebri













