Iklan muba

Festival “Ela Ela Malam 1000 Obor”: Pemuda Desa Wayo Bersemangat Dalam Nuansa Keagamaan Dan Kebhinekaan

More articles

Taliabu, Invetstigasi.news Suasana semarak dan keceriaan memenuhi jalanan Desa Wayo saat pemuda-pemudi Desa tersebut berkumpul untuk merayakan Festival “Ela Ela Malam 1000 Obor” pada Sabtu (6/4/24).

Acara ini tidak hanya menjadi perayaan semata, melainkan juga menjadi simbol kebersamaan, keagamaan, dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat desa.

Bertempat di lapangan Masjid Al-Muhajirin Desa Wayo, acara pembukaan dimulai dengan khidmat. Perwakilan Koramil 1510-02/Bobong, Polres Pulau Taliabu, dan Ketua Panitia bersama-sama membakar obor induk. Koordinasi acara dipimpin langsung oleh Ridwan Ibrahim, selaku pembina kegiatan. Cahaya obor yang membara menjadi tanda dimulainya pawai obor yang memukau.

Husni, Ketua Panitia Saat Membakar Obor Induk

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga penghormatan terhadap kebersamaan dan kearifan lokal kita. Saya sangat senang bisa hadir di sini untuk merayakan momen istimewa ini bersama kalian semua. Diharapkan agar kebersamaan dan kehangatan ini tetap terjaga. Saya datang sebagai perwakilan Kapolres Pulau Taliabu. Penting untuk diingat bahwa tidak semua pemuda dapat melaksanakan kegiatan semacam ini. Saya bangga dengan kalian semua. Dan kepada adik-adik sekalian, menjaga keamanan dan ketertiban juga sangatlah penting,” ujar Kasat Lantas Iptu Abdullah, SH, dengan penuh semangat saat memberikan sambutan pembukaan acara.

Husni selaku ketua panitia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat silaturahim di antara warga Desa Wayo. “Kami sangat bersyukur atas dukungan dari seluruh masyarakat dan sumbangan hasil gendang sahur pemuda Desa Wayo untuk menggelar acara ini,” ujarnya dengan rasa terima kasih yang tulus.

Tema kegiatan ini, yaitu menyambut malam Lailatul Qadar dengan menjaga budaya pawai obor, menjadi bukti nyata dari kecintaan dan penghargaan terhadap nilai-nilai keagamaan serta budaya lokal yang turun-temurun.

Dengan semangat kebersamaan yang membara, Festival “Ela Ela Malam 1000 Obor” berhasil membangkitkan kekayaan budaya dan kehangatan persaudaraan di Desa Wayo. Semoga semangat ini terus berkobar dan menginspirasi generasi mendatang untuk menjaga keberagaman dan keindahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Perlu dicatat bahwa semua hasil dari gendang sahur yang dilakukan oleh pemuda Desa Wayo dialokasikan untuk kegiatan festival malam 1000 obor ini, dan selebihnya disumbangkan ke masjid sekitar.

(Redaksi)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest